Pemkab Tegal Bakal Dirikan Gerai Tokopedia Center, Kembangkan Ekonomi Digital Pelaku UMKM

Pemkab Tegal jalin kerja sama dengan situs jual beli online ternama di Indonesia, Tokopedia.

Pemkab Tegal Bakal Dirikan Gerai Tokopedia Center, Kembangkan Ekonomi Digital Pelaku UMKM
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Penyusunan bersama nota kerja sama Pemkab Tegal dipimpin Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie dengan pihak Tokopedia di Ruang Rapat Setda Kabupaten Tegal, Senin (13/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemkab Tegal jalin kerja sama dengan situs jual beli online ternama di Indonesia, Tokopedia.

Langkah itu dilakukan sebagai komitmen dalam mengoptimalkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Tegal.

Penyusunan kerja sama ini dilakukan antara Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Tegal Dadang Darusman, serta Senior Lead of Public Policy and Government Relations Tokopedia Felix Sharief, di Ruang Rapat Setda Kabupaten Tegal, Senin (13/5/2019).

Ardie mengatakan, kerja sama ini dapat membantu usaha para UMKM dan UKM yang ada di Kabupaten Tegal.

Ardie mencontohkan, seperti cara pemasaran hingga memproduksi barang supaya lebih bagus dan menarik.

“Kami akan bangun Tokopedia Center sebagai ujung tombak untuk melatih dan membina para pelaku usaha, pemuda, atau masyarakat yang ingin berwirausaha,” papar Ardie kepada Tribunjateng.com.

Tujuan menggandeng Tokopedia, lanjut Ardie, adalah memajukan pengembangan ekonomi digital di Kabupaten Tegal.

Menurut Ardie, langkah itu akan membuka pintu pengetahuan bagi masyarakat Kabupaten Tegal untuk berani berbisnis, terutama bagi pelaku usaha UMKM.

"Sehingga baik UMKM, UKM, serta BUMDes di Kabupaten Tegal dapat lebih maju," harapnya.

Sementara itu, Felix Sharief menjelaskan, Tokopedia Center adalah suatu bentuk komitmen nyata Tokopedia dalam pemerataan ekonomi secara digital.

Di Tokopedia Center ini, ujar Felix, pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan seperti melakukan transaksi secara online to offline atau O2O.

Selain itu juga menjadi sarana edukasi pemahaman digital bagi masyarakat.

“Siapapun yang datang ke gerai Tokopedia Center bisa menanyakan apapun. Misal cara membuka usaha online maupun mengemas produk supaya lebih menarik. Kami juga bisa menghadirkan narasumber untuk pelatihan seputar marketing,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Tokopedia yang sudah berkembang selama 9 tahun ini telah bekerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) maupun BUMDes di Boyolali, Palu, Padang, Belitung, Tasikmalaya, serta Kuningan. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved