Irwan Hidayat: Bangunan Tentrem Hotel Semarang Sesuai Standar Singapura, Awal 2020 Beroperasi

Semua bagian harus tepat karena ini upaya agar Tentrem Hotel Semarang berstandar Singapura, baik perencanaan, persiapan, hingga pelaksanannya.

Irwan Hidayat: Bangunan Tentrem Hotel Semarang Sesuai Standar Singapura, Awal 2020 Beroperasi
ISTIMEWA
Direktur Utama PT HCB Irwan Hidayat menunjukkan serta membeberkan tentang rancangan maupun progres proyek pembangunan Tentrem Hotel Semarang di lokasi proyek, Jalan Gajahmada Kota Semarang, Senin (13/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proyek pembangunan Tentrem Hotel, Apartemen, dan Mal Jalan Gajahmada Kota Semarang kini telah mencapai 53 persen.

Sesuai masterplan, proyek yang telah dilaksanakan sejak 29 April 2016 dan bakal menelan investasi mencapai Rp 1,2 triliun itu diperkirakan rampung akhir tahun ini.

Sehingga, pada awal 2020 sudah dapat dioperasionalkan seluruhnya, baik hotel, apartemen, maupun mal tersebut.

Direktur Utama PT Hotel Candi Baru (HCB) Irwan Hidayat di sela tinjauannya terhadap proyek tersebut kemarin Senin (13/5/2019) mengatakan, proyek berkonsep mix use building tersebut sengaja dibangun sebagai bagian persiapan menghadapi 'Semarang Masa Depan'.

"Lima tahun ke depan kami yakini Semarang menjadi daerah dimana memiliki masa depan yang cerah. Bisnis bergairah, ekonomi terus tumbuh, infrastruktur semakin bagus, dan jadi kawasan industri, termasuk di sektor kepariwisataan," tandas Irwan.

Kepada Tribunjateng.com, Selasa (14/5/2019), dia optimis kehadiran Tentrem Hotel Semarang bakal menambah gairah bisnis dan Kota Semarang menjadi magnet di berbagai sektor, tak terkecuali kepariwisataan.

"Itu mengapa sejak awal kami berhitung benar mulai dari perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan pembangunan. Semua bagian harus tepat. Jika boleh diklaim, ini upaya kami agar Tentrem Hotel Semarang berstandar Singapura," ucap Irwan.

Sebagai informasi, hotel yang terintegrasi dengan apartemen dan mal tersebut berada di lokasi premium Kawasan Simpang Lima Semarang.

Berdiri di atas lahan seluas sekitar 10 ribu meter persegi itu, untuk bagian hotel ada 174 unit di 18 lantai.

"Untuk apartemen yang juga berada di 18 lantai dan satu-satunya standar bintang lima itu, kami sediakan 88 unit. Kini sudah laku terjual 60 unit. Ketika proyek sudah selesai, akan kami serahterimakan kepada konsumen," bebernya.

Sedangkan untuk mal, lanjutnya, berkonsep rekreasi di area 5 lantai serta 4 lantai basement dimana idealnya mampu menampung 600 mobil.

"Seluruhnya kami gunakan bahan berkelas premium dan standar keamanannya pun meniru Singapura. Sebagai pelaksana, kami juga pilih perusahaan-perusahaan publik. Itu yang menjadi nilai jual tersendiri bagi kami," terangnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved