Jadi Tersangka Makar, Eggi Sudjana Minta Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tidak Menahannya

Setelah menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik kepolisian selama 13 jam, Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Jadi Tersangka Makar, Eggi Sudjana Minta Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tidak Menahannya
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Kivlan Zen bersama Eggi Sudjana di sela-sela aksi di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Setelah menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik kepolisian selama 13 jam, Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Menyandang status tersebut, Eggi Sudjana tak mau ditahan. Bahkan, ia meminta  pada Presiden Jokowi untuk memerintahkan Kapolri untuk tidak menahan dirinya.

Menurut Eggi Sudjana, perintah Jokowi punya wewenang untuk memerintahkan Kapolri serta bukan sebagai intevensi hukum.

"Terkait saya, Jokowi bisa perintahkan kepada Kapolri untuk tidak menahan saya. Itu kalau dia berdemokrasi dengan baik," kata Eggi Sudjana sesaat sebelum menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).

"Jadi jangan pakai alasan itu tidak boleh karena intervensi. Anda jangan lupa, Anda itu pemimpin di negeri ini," ujarnya.

"Anda itu pimpinan Kapolri, TNI, dan semua angkatan perang. Semua bisa diperintah, jadi intervensi itu enggak ada. Itu adalah instruksi," kata Eggi Sudjana.

Eggi Sudjana menuturkan mau melihat tingkat profesionalitas polisi dalam menangani kasusnya.

"Kita minta bapak polisi objektif, karena Anda sudah mengklaim profesional, modern, dan terpercaya. Jadi janganlah mengingkari jargonnya sendiri. Saya mau lihat nanti profesionalitasnya sampai di mana," kata Eggi Sudjana.

Ia berharap, pemeriksaan atas dirinya berjalan lancar.

"Kalau hari ini enggak ditahan, ya alhamdulilah. Kalau ditahan ya ini berarti kriminalisasi terjadi, artinya polisi tidak profesional, tidak modern dan tidak terpercaya," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved