Jelang Pengumuman KPU, FKUB Kebumen Ajak Masyarakat Tolak People Power

Menurut dia, soal ganti pemimpin sudah diatur melalui Pemilu dan harus diikuti prosesnya dari awal hingga akhir

Jelang Pengumuman KPU, FKUB Kebumen Ajak Masyarakat Tolak People Power
Istimewa
Ketua FKUB Kebumen Dawamudin 

TRIBUNJATENG COM, KEBUMEN -  Ketua FKUB Kabupaten Kebumen Dawamudin
mengatakan, gerakan people power sama halnya tindakan inkonstitusional, karena menjatuhkan pemerintahan yang sah.

People power juga dinilainya merusak tatanan demokrasi yang telah dibangun.

Menurut dia, soal ganti pemimpin sudah diatur melalui Pemilu dan harus diikuti prosesnya dari awal hingga akhir.

Tindakan people power jika dituruti akan berdampak negatif luar biasa. Sudah banyak contohnya, negara hancur karena kegiatan people power. Kegiatan itu dinilai menyebabkan konflik horizontal sesama warga bangsa.

Karena itu, kepada tokoh elit, tokoh masyarakat, dan tokoh agama agar bisa menjaga lingkungannya sehingga tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis (people power).

Dia pun yakin aksi people power yang menurutnya adalah tindakan makar tidak akan terjadi di Kebumen.

Sebab menurut dia, penyelenggaraan Pemilu di Kebumen telah berjalan dengan jujur, adil, transparan serta demokratis.

"Mari kita jaga, dan kita ikuti proses Pemilu ini sampai rampung. Kita tunggu pengumuman resmi dari KPU tanggal 22 Mei 2019 nanti," ungkapnya.

Di waktu yang tinggal kurang lebih seminggu lagi menjelang pengumuman KPU, Dawamudin mengajak masyarakat khususnya umat muslim untuk tetap khusyuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

"Mari kita berkonsentrasi meningkatkan amal ibadah kita, dengan memperkuat kualitas puasa kita, banyak tadarus, banyak amal sosial di Bulan Ramadhan ini," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved