Revolusi Industri 4.0, SMA dan SMK di Jateng Didorong Tingkatkan Kualitas SDM Lulusannya

Lulusan SMA maupun SMK di Jawa Tengah diminta meningkatkan kualitas sumber daya manusianya di era revolusi industri 4.0.

Revolusi Industri 4.0, SMA dan SMK di Jateng Didorong Tingkatkan Kualitas SDM Lulusannya
Tribun Jateng/Akbar Hari Mukti
Kadisdikbud Jateng Jumeri menyerahkan selempang secara simbolis ke lulusan dari SMAN 5 Semarang, di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lulusan SMA maupun SMK di Jawa Tengah diminta meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Selain itu, mereka diimbau bijak dalam menggunakan media sosial.

Karena jika tak bijak bermedia sosial, ancaman UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menanti.

Kepala Disdikbud Jateng Jumeri, menuturkan di dalam revolusi industri 4.0, kualitas sumber daya manusia sangat penting.

Jika tak segera berbenah, Jumeri menilai lulusan SMA dan SMK di Jateng tak akan mampu bersaing di kancah nasional maupun dunia.

"Sudah ada SDM Thailand, Malaysia bekerja di sini. Kalau kita tak menyiapkan SDM yang mumpuni maka kita akan jalan di tempat," ujarnya di sela wisuda SMAN 5 Semarang di Hotel Patra Jasa, Semarang, Selasa (14/5/2019).

3 Siswa SMA Negeri 1 Ungaran Juara Peneliti Muda dan Wakili Indonesia di Komeptisi Korea Selatan

Jumeri menilai, pembangunan kualitas sdm dari pendidikan adalah hal yang penting.

Karena kualitas SDM yang mumpuni, akan berguna bagi siswa sendiri, dan negara.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto yang hadir di acara menilai kelulusan merupakan awal. Artinya para siswa perlu mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan lebih tinggi.

Yudi juga meminta orang tua siswa terus melakukan pendampingan dan pengawasan.

"Peran orang tua sangat vital bagi keberhasilan pendidikan anak," paparnya.

Kepala SMA 5 Semarang, Titi Priyatiningsih mengatakan di tahun ajaran ini, semua peserta ujian sebanyak 397 siswa dinyatakan lulus.

Setelah lulus, Titi berpesan siswa terus mengejar prestasi dan ikut membesarkan nama alumni.

"Jangan posting dan komentar sembarangan di media sosial. Cerdas-cerdaslah menggunakan medsos. UU ITE sudah menjaring generasi muda karena salah upload dan komentar," paparnya. (ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved