Tahun Ini Besaran Bansos Pemkab Karanganyar Naik Rp 200 Ribu, Khusus Bagi Lansia dan Anak Yatim

Pada Ramadan 1440 H, Pemkab Karanganyar melalui Dinas Sosial (Dinsos) memberikan bantuan sosial kepada lansia dan anak yatim di 17 kecamatan.

Tahun Ini Besaran Bansos Pemkab Karanganyar Naik Rp 200 Ribu, Khusus Bagi Lansia dan Anak Yatim
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Penerima bansos, lansia dan anak yatim mengantre menunggu giliran dipanggil petugas Dinsos Kabupaten Karanganyar di Aula Kecamatan Tasikmadu, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pada Ramadan 1440 H, Pemkab Karanganyar melalui Dinas Sosial (Dinsos) memberikan bantuan sosial kepada lansia dan anak yatim di 17 kecamatan.

Adapun penyaluran bantuan tersebut dijadwalkan oleh tiap kecamatan.

Dari bantuan yang diberikan, dimana totalnya kepada 4 ribu lansia dan 4.612 anak yatim, khusus di Kecamatan Tasikmadu ada 223 lansia dan 310 anak yatim.

Penyerahan bantuan itupun dilaksanakan di Kantor Kecamatan Tasikmadu pada Selasa (14/5/2019).

Pantauan Tribunjateng.com, teknis pembagian bantuan tersebut dibagi menjadi 10 desa dan telah dilaksanakan sejak pukul 09.00.

Kabid Perlindungan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Karanganyar, Sriyadi mengatakan, pembagian bantuan sosial ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Karanganyar.

"Semalam saat tarawih keliling (tarling) di Tasikmadu secara simbolis diberikan bantuan itu. Malam itu bantuan diserahkan Bupati Karanganyar," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (14/5/2019).

Ia menyampaikan, agar berjalan lancar dan tidak berdesakan, teknis pemberian bantuan sosial untuk lansia dibagikan terlebih dahulu.

Setelah itu anak yatim dimana pihaknya hanya mencocokkan administrasi atau KK dan KTP.

"Mereka mendapatkan Bansos Pemkab Karanganyar Rp 500 ribu per orang. Tahun lalu (2018) bantuan yang diberikan hanya Rp 300 ribu per orang atau kini tambah Rp 200 ribu per orang," jelasnya.

Sriyadi menuturkan, pembagian bansos itu dijadwalkan dapat diselesaikan pada 31 Mei 2019.

Ia berharap bantuan itu bisa dijadikan bekal menghadapi Hari Raya Idul Fitri, selain untuk kesejahteraan terhadap lanjut usia dan anak-anak yatim.

"Harapannya bansos bisa digunakan sesuai peruntukannya, tidak digunakan untuk nyumbang," terangnya. (Agus Iswadi)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved