Zonasi PPDB SD dan SMP di Semarang Mengacu Jarak, Nilai Tak Masuk Hitungan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri memaparkan seleksi PPDB tahun ini tak menggunakan standar nilai, melainkan zonasi

Zonasi PPDB SD dan SMP di Semarang Mengacu Jarak, Nilai Tak Masuk Hitungan
tribunjateng/alaqsha gilang
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri saat ditemui di kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang pada Rabu (10/10/2018). 

Sementara untuk rumus penghitungan ppdb dalam zonasi untuk SMP, menurut Gunawan rumusnya adalah nilai zonasi, ditambah 7/6 nilai USBN saat SD, ditambah nilai prestasi dan nilai lingkungan.

"Sistem ini diterapkan untuk pemerataan sekolah. Dengan begitu tak ada lagi istilah sekolah favorit," ujarnya.

Sementara sistem ppdb tahun ini, nantinya 90 persen siswa baru diperoleh dari jalur zonasi, kemudian 5 persen jalur prestasi dan 5 persen faktor perpindahan.

"Faktor perpindahan ini misal yang orangtuanya Polri, TNI, PNS, yang berpindah-pindah tugas. Sebanyak 5 persen," ujar dia.

Untuk sistem zonasi di Kota Semarang, menurut Gunawan telah ditentukan.

"Sudah ada ketentuannya. Zonasi sesuai sekolah, kalau SD ada 327, SMP ada 44," imbuhnya. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved