Bantuan Kupon Dana PMI Naik Rp 1.000, Ini Harapan Bupati Sragen

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sragen adakan pembukaan bulan dana PMI Kabupaten Sragen di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen

Bantuan Kupon Dana PMI Naik Rp 1.000, Ini Harapan Bupati Sragen
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Acara pembukaan bulan dana PMI Kabupaten Sragen di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sragen adakan pembukaan bulan dana PMI Kabupaten Sragen di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (14/5/2019).

Panitia bulan dana PMI Kabupaten Sragen 2018 Seksi pengumpulan dana sektor kependudukan sekaligus Ketua PMI Kabupaten Sragen Soewarno mengatakan penarikan bantuan kupon PMI sebesar Rp 2.000 naik menjadi Rp 3.000.

Kenaikan tersebut telah mendapat persetujuan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Dirinya juga mengatakan pada kumpulan dana 2018 naik 13,59% dari 2017, dari Rp 941.696.000 menjadi Rp 1.069.719.200.

Turut hadir dalam acara Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, jajaran Forkopimda Kabupaten Sragen, pengurus jajaran PMI Kabupaten Sragen dan tamu undangan.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan tidak ada masyarakat yang memprotes apabila PMI yang menggalang dana.

"Naiknya dana penarikan bantuan kupon PMI menjadi Rp 3.000, harus diimbangi dengan apa yang diberikan PMI untuk masyarakat Kabupaten Sragen meningkat," ujarnya.

Yuni menyampaikan bulan dana PMI ini merupakan salah satu sarana yang tepat untuk memberikan kesempatan pada masyarakat untuk menyumbang PMI secara ikhlas atau sukarela dalam rangka membantu meringankan penderitaan sesama manusia.

Selain itu juga sebagai upaya pembelajaran masyarakat khususnya anak-anak sekolah agar memiliki jiwa kemanusiaan dan jiwa kesetiakawanan sosial.

"Kemarin sudah ada RTLH dan jambanisasi bagi masyarakat, tahun ini harus lebih banyak lagi kegiatannya," lanjut dia.

Dirinya juga meminta gedung PMI Kabupaten Sragen perlu adanya peremajaan agar PMI mampu memiliki markas yang representatif.

Yuni juga menambahkan, penambahan dana penarikan, tentu uang yang akan didapat akan lebih banyak sehingga harus di audit oleh lembaga yang berkompeten.

"Selebihnya dengan menjalankan tata kelola yang baik transparan dan akuntabel dana yang terhimpun untuk mendukung kegiatan kepalangmerahan insyaallah PMI akan semakin lebih baik dan semakin terdepan," ujar Yuni.

"PMI perlu regenerasi agar berlari lebih cepat, tidak stagnan dan tidak berada di zona nyaman," lanjutnya.

Dirinya berharap PMI Kabupaten Sragen dapat menjalankan uang yang diterima dengan amanah dalam mengelola dana dari masyarakat. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved