Breaking News:

Ini Langkah AKBP Gatot Hendro Hartono Cegah Paham Terorisme Masuk ke Wilayah Kota Salatiga

Menyikapi penangkapan terduga teroris pada sejumlah daerah di Jateng oleh Detasemen Khusus Antiteror Mabes Polri (Densus 88) Polres Salatiga

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono. TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Menyikapi penangkapan terduga teroris pada sejumlah daerah di Jateng oleh Detasemen Khusus Antiteror Mabes Polri (Densus 88) Polres Salatiga meningkatkan langkah monitoring.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan bibit terorisme pada wilayahnya sampai sekarang tidak ada.

Hanya saja kata dia, sebagai antisipasi tetap dilakukan sejumlah langkah.

“Kita selalu lakukan kegiatan pengarahan serta pendekatan keagamaan dengan melibatkan tokoh agama,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (15/5/2019)

Menurut AKBP Gatot, diluar itu jajarannya juga melakukan kegiatan shalat shubuh berjamaah secara keliling, harapannya dapat mengetahui lebih awal apabila ada potensi salah dalam menyampaikan ceramah keagamaan.

“Ajaran-ajaran tidak baik kami juga antisipasi baik lewat pertemuan dengan para tokoh agama dan masyarakat.

Selain itu, program shalat shubuh berjamaah juga kami manfaatkan sekalian untuk melakukan monitoring,” katanya

Ia menambahkan, pendekatan lain dengan beberapa komunitas pesantren melalui kegiatan kunjungan juga turut dilakukan.

Selain yang sifatnya formal koordinasi aktif dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan tokoh agama tidak pernah berhenti.

Sebelumnya Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengungkapkan adanya penangkapan terhadap 8 terduga teroris di Jateng.

Penangkapan dilakukan di Kabupaten Grobogan, Kudus, Sragen, dan Magelang.

Belakangan, jumlah terduga teroris yang ditangkap juga berasal dari Semarang dan Sukoharjo.

"Ada kurang lebih 8 tersangka yang dilakukan penangkapan oleh Densus (88)," sebutnya di Mapolda Jateng, Selasa (15/5/2019).

Meski demikian Kapolda Jateng belum mengungkap para tersangka yang ditangkap terkait kasus atau jaringan apa.

Jajarannya hanya melakukan penguatan pengamanan pada beberapa tempat lokasi penangkapan terduga teroris. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved