Kelanjutan Kasus Dugaan Penipuan Penerimaan Pegawai Non PNS RSUD Salatiga Belum Temui Titik Terang

Proses penanganan kasus penipuan rekrutmen pegawai non PNS Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Salatiga belum ada titik terang.

Kelanjutan Kasus Dugaan Penipuan Penerimaan Pegawai Non PNS RSUD Salatiga Belum Temui Titik Terang
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Ketua DPRD Salatiga Teddy Sulistyo saat menerima audiensi 30 korban penipuan rekrutmen pegawai BLUD RSUD Salatiga bersama kuasa hukum Bambang Tri Wibowo di DPRD Salatiga, Senin (13/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Proses penanganan kasus penipuan rekrutmen pegawai non PNS Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Salatiga belum ada titik terang.

Sebelumnya puluhan korban penipuan bersama kuasa hukumnya mendatangi kantor DPRD Salatiga, Senin (13/5/2019).

Seorang korban Sulastri warga Sruwen Kabupaten Semarang mengatakan ia turut menjadi korban lantaran anaknya bernama Gerry Ardianto ikut serta mendaftar sebagai calon pegawai non PNS pada BLUD RSUD Kota Salatiga tahun 2013.

“Saat itu saya mengantar anak saya bertemu Bu Sulistiyorini, setoran awal kami diminta menyerahkan uang sebesar Rp 20 juta.

Kemudian tahap kedua Rp 55 juta, dan ketiga senilai Rp 3 juta untuk BANPT, terakhir tahun 2019 Rp 1,8 juta.

Saat itu uang saya antar kerumah anggota dewan pengawas RSUD Salatiga Sri Mulyono,” terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (15/5/2019)

Menurut Sulastri, ketika itu perjanjian dari uang setoran yang diberikan ialah jaminan anaknya bakal diterima menjadi pegawai non PNS pada BLUD RSUD Kota Salatiga.
Saat itu, mereka menjanjikan uang tersebut sebagai biaya pengurusan SK pegawai BLUD.

Ketua Komisi A DPRD Kota Salatiga Bambang Riantoko menyampaikan pasca pertemuan antara para korban dengan pihak RSUD melalui mediasi DPRD saat ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum korban.

Ia menyebutkan, saat audiensi berlangsung para korban telah disarankan supaya melaporkan adanya kasus penipuan tersebut kepada Polres Salatiga.

Saat ini kata dia, DPRD Kota Salatiga telah merekomendasikan inspektorat agar menyelesaikan kasus itu.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved