‎Mbarep Dapat Keuntungan Rp1.500 per Butir dari Jualan Pil Koplo

Satuan Reserse Naroktika dan Obat-obatan Berbahaya (Sat Resnarkoba) Polres Temanggung meringkus pengedar pol koplo jenis Trihexphenidyl.

‎Mbarep Dapat Keuntungan Rp1.500 per Butir dari Jualan Pil Koplo
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO' ROZIKI
Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny WL, menunjukkan tersangka Mbarep dan sebagian barang bukti, saat gelar perkara, Rabu (15/5). (yan) 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎ Satuan Reserse Naroktika dan Obat-obatan Berbahaya (Sat Resnarkoba) Polres Temanggung meringkus pengedar pol koplo jenis Trihexphenidyl.

Tersangka bernama Mbarep Santoso alias MS (20), warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung.‎

Dari tangan tersangka, polisi menyita 1.082 butir pil koplo.

‎Mbarep mengaku sudah lebih dari setengah setahun ini menjual pil tersebut.

Menurutnya, ia mendapat barang itu dari seseorang yang ia kenal di dunia maya melalui jejaring media sosial (medsos).

"Dari seseorang berinisial G, kenal di medsos.

Lalu, ambil barangnya ketemuan di Sumowono," katanya, dalam gelar perkara di Mapolres Temanggung, Rabu (15/5).

Dituturkan, tiap 1.000 butir pil koplo berwarna putih itu, ia tebus sehara Rp2 juta.

Selanjutnya, ia menjual pil tersebut dalam paket-paket kecil, kepada para konsumennya.

"Rata-rata yang beli pengamen jalanan dan anak-anak punk itu," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: yayan isro roziki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved