Pemkot Pekalongan Pastikan Tolak Tawaran Lapak Rest Area Fungsional Untuk Jualan Batik

Pemkot Pekalongan tolak penawaran yang diberikan pihak pengelola rest area fungsional Tol Trans Jawa Ruas Pemalang-Batang Km 344.

Pemkot Pekalongan Pastikan Tolak Tawaran Lapak Rest Area Fungsional Untuk Jualan Batik
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Para pekerja membangun toilet rest area fungsional Tol Trans Jawa Ruas Pemalang-Batang Km 344, Kota Pekalongan, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan tolak penawaran yang diberikan pihak pengelola rest area fungsional Tol Trans Jawa Ruas Pemalang-Batang Km 344.

Adapun penawaran yang dimaksud itu adalah agar pedagang batik bisa menempati lapak yang sudah disediakan pengelola rest area.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kota Pekalongan, Zainul Hakim menegaskan ketidaktarikannya pada tawaran tersebut.

"Kami akan memanfaatkan jalur interchange Setono untuk meningkatkan ekonomi, terutama pedagang batik di Pasar Grosir Batik Setono selama momen mudik Lebaran," jelasnya, Rabu (15/5/2019).

Zainul menuturkan, tawaran Pemalang-Batang Tol Road (PBTR) untuk pedagang di rest area ditolak karena harga sewa terlalu tinggi.

"Tawaran dari PBTR sudah dirapatkan di Semarang, Selasa (14/5/2019). Karena harga sewa lapak di rest area terlalu tinggi, sehingga kami tidak memberikan pemberitahuan ke pengusaha batik atau pedagang batik," katanya.

Dilanjutkannya, Pemkot Pekalongan saat ini sedang fokus menata jalur interchange agar bisa menarik pemudik untuk singgah di Kota Pekalongan.

"Kami sudah melakukan beberapa persiapan jelang Lebaran, untuk promosi nanti akan kami adakan Batik Night Market dengan memasang spanduk besar di depan Pasar Grosir Batik Setono. Di ruas tol menuju Kota Pekalongan juga akan dipasang papan penunjuk arah dan promosi tentang produk unggulan Kota Pekalongan," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved