50% Anggaran Belanja Modal Mandiri Diplot Untuk Perkuat Layanan Digital

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 4,8 triliun untuk 2019 ini.

50% Anggaran Belanja Modal Mandiri Diplot Untuk Perkuat Layanan Digital
Shutterstock Via Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 4,8 triliun untuk 2019 ini.

Dana itu akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur perusahaan, baik fisik, dan teknologi.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi, mengungkapkan, tidak kurang dari 50 persen dana dari capex tersebut atau sekitar Rp 2,4 triliun, diplot untuk memperkuat layanan digital.

"Jadi yang Rp 2,4 triliun untuk IT, termasuk sistem, interfacing, dan kekuatannya. Sisanya, buat bangunan ada back, middle, dan front office," kata Hery dalam jumpa pers di Menara Mandiri, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Hery menjelaskan, anggaran belanja tahun ini memang lebih besar untuk pengembangan teknologi.

Bahkan, dilakukan shifting besar-besaran dari pembangunan dan layanan fisik ke digital dalam transaksi.

"Sekarang perbankan memang shifting, (sekitar) 80 juta transaksi per bulan sudah lewat channel elektronik."

"Transaksi di cabang tinggal 8-10 persen saja. Dan akan turun terus," ungkapnya.

Dia menambahkan, dengan adanya digitalisasi bank ini akan mengurangi kantor-kantor cabang Bank Mandiri di daerah.

Apalagi, sejak Hery dua tahun belakangan ini pihaknya telah membangun sekitar100 sampai 120 cabang.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved