AKP Aditia, Korban Pengeroyokan di Wonogiri Akan Dibawa ke Singapura Sore Ini
AKP Aditia akan menumpangi pesawat khusus yang disediakan Polri di Bandara Internasional Adi Soemarmo
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Korban penganiayaan massa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), AKP Aditia Mulya akan dibawa ke Singapura, Kamis (16/5/2019) sore ini.
Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti membenarkan informasi tersebut.
"Rencana jam 4 sore nanti," ujarnya melalui telepon.
AKP Aditia akan menumpangi pesawat khusus yang disediakan Polri di Bandara Internasional Adi Soemarmo.
Belum diketahui secara pasti jadwal keberangkatan dan jenis pesawat yang disediakan.
Polres Wonogiri Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan
Sebagai informasi, Polres Wonogiri telah menetapkan lima tersangka penganiaya AKP Aditia.
Lima orang itu warga Kabupaten Wonogiri.
Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Purbo Adjar Waskito berujar pihaknya sudah memeriksa 10 saksi.
Ada Luka Multiple Jejas
Kepala Bidang Pelayanan Medis RS Dr. Oen Solo Baru, Yohana Denyka Kurniawati mengungkapkan hasil diagnosa luka Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya.
"Ada Multiple Jejas atau luka akibat dari trauma. Luka itu mengakibatkan cedera kepala berat," ujar Yohana dalam konfrensi pers.
Selain itu, terdapat pendarahan di dalam otak pasien.
Tindakan yang sudah dilakukan meliputi penanganan pendarahan melalui operasi pengambilan darah dalam otak.
Yohana menyampaikan penanganan operasi sudah dilakukan sesuai prosedur.
Tim dokter yang dilibatkan meliputi ahli anestesi dan saraf.
"Operasi lancar tanpa kendala. Tetapi pasien masih koma," kata dia.
Aditia mengalami luka akibat pengeroyokan sejumlah orang yang mengatasnamakan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Wonogiri, belum lama ini. (Daniel Ari Purnomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-umum-psht-terate-murdjo.jpg)