Kabulog Divre Jateng Sebut Stok Beras Cukup hingga Akhir Tahun

Kepala Perum Bulog Divre Jateng, M. Sugit Tedjo Mulyono mengatakan, stok beras hingga, Kamis (16/5/2019) kemarin mencapai 145 ribu ton.

Kabulog Divre Jateng Sebut Stok Beras Cukup hingga Akhir Tahun
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Kepala Perum Bulog Divre Jateng, M. Sugit Tedjo Mulyono, saat melakukan sesi wawancara dengan rekan media. Berlokasi di Resto Godong Salam, Jl. Tri lomba juang Semarang, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bulog Divre Jateng pastikan stok beras aman hingga akhir tahun.

Kepala Perum Bulog Divre Jateng, M. Sugit Tedjo Mulyono mengatakan, stok beras hingga, Kamis (16/5/2019) kemarin mencapai 145 ribu ton.

Jika disalurkan secara normal, stok beras di Gudang Bulog Divre Jateng itu mencukupi hingga 1,5 tahun.

"Stok akan terus bertambah seiring berlangsungnya masa panen padi di sejumlah daerah di Jateng dengan luasan yang cukup besar," kata Sugit, pada Tribunjateng.com, Kamis (16/5/2019).

Selain beras, Bulog juga memiliki stok gula, terigu, jagung pakan, daging kerbau, hingga minyak goreng aman.

Stok gula pasir tercatat mencapai 684,94 ton, minyak goreng 56,245 liter, daging kerbau 6,52 ton, terigu 28,38 ton, dan jagung pakan 26,65 ton.

Berkaitan dengan operasi pasar, Bulog bekerja sama dengan hampir semua instansi baik Pemprov Jateng, kepala dinas terkait, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di semua kabupaten/kota.

"Sebenarnya tidak ada kenaikan harga, namun pasar selalu ketika momen-momen tertentu merespon dengan menaikan harga. Tapi insyaallah tahun ini tidak ada kenaikan kecuali bawang putih," ungkapnya.

Ditambahkan, Bulog Divre Jateng pun telah menggelar pasar murah di beberapa wilayah, milsanya di Pati, Pekalongan, Surakarta dan Semarang.

Kegiatan pasar murah diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat selama bulan Ramadan, sehingga mereka bisa mendapatkan bahan pokok murah, dengan harga terjangkau, dan berkualitas baik.

"Adapun komoditas yang dijual dalam pasar murah meliputi beras premium seharga Rp 10.000/Kg (kemasan 5 Kg), minyak goreng Rp 11.000/liter, gula pasir Rp 11.000/kg, dan terigu Rp 7.000/kg," jelas dia. (Desta Leila Kartika)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved