Kapolres Demak Bersama Anggota Bhayangkari Bagikan Takjil untuk Tukang Becak dan Tukang Sapu

Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar bagikan takjil untuk ratusan tukang becak dan tukang sapu di depan videotron Simpang Enam Demak, Kamis (16/5/2019).

Kapolres Demak Bersama Anggota Bhayangkari Bagikan Takjil untuk Tukang Becak dan Tukang Sapu
Tribun Jateng/Alaqsha Gilang Imantara
Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar, menyempat diri mengayuh becak saat berbagi takjil untuk tukang becak, Kamis (16/4/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar membagikan takjil untuk ratusan tukang becak dan tukang sapu di depan videotron Simpang Enam Demak, Kamis (16/5/2019) sore.

Sejumlah tukang becak satu persatu mendapatkan takjil berupa kolak, lemper dan kurma.

Mereka bersyukur mendapatkan takjil karena dapat meringankan beban orang kecil.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar menyempatkan diri untuk mengayuh becak sementara tukang becak yang menjadi penumpangnya.

Hal itu cukup mengundang decak kagum dan menyita perhatian warga.

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Bali United Vs Persebaya Surabaya di Wayan Dipta

Abdullah Mursyid, seorang tukang becak yang dibecaknya dikayuh Kapolres Demak merasa bersyukur mendapatkan kesempatan langka dari Kapolres Demak.

"Saya merasa senang sekali becak saya dinaikin pak Kapolres. Saya tadi dapat takjil dan ini dapat membantu orang kecil terutama tukang becak. Program baru pertama kalinya dari Kapolres Demak, semoga tahun selanjutnya program ini tetap berjalan,"ucapnya.

Usai membagikan takjil untuk tukang becak, Kapolres Demak membagikan takjil untuk tukang sapu.

Dwi Budi, seorang tukang sapu, merasa senang mendapatkan takjil dari Kapolres Demak. Dia mendapatkan kolak, lemper, dan kurma untuk berbuka puasa.

"Ini takjil yang pertama saya dapatkan dari Kapolres Demak. Kalau bisa program ini dipertahankan tiap tahunnya karena sangat bermanfaat bagi saya yang sehari- hari menjadi tukang sapu di Alun- alun Demak,"paparnya.

Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar mewakili dari pemkab dan forkopimda Demak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menjalin merajut kekeluargaan persaudaraan di bulan suci Ramadan dengan melaksanakan kegiatan kemanusiaan membagikan takjil untuk tukang becak dan tukang sapu.

"Kami juga mengajak masyarakat dan partai politik Demak agar nanti pada saat tanggal 22 Mei 2019 ketika ada pengumuman di KPU RI tidak ada kegiatan untuk pengerahan massa atau menolak adanya people power, semuanya harus diserahkan kepada mekanisme secara konstitusional,"ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan bersama - sama ormas dan bergandeng tangan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif di bulan suci Ramadan.

"Saya sudah berkomunikasi dengan parpol dan ormas bahwa nanti pada tanggal 22 Mei 2019, masyarakat Demak sepakat tidak melakukan kegiatan people power maupun pergerakan masa mobilisasi massa, untuk menyampaikan aspirasinya kekecewaannya,"imbuhnya.

Dia meminta masyarakat Demak agar guyub rukun membangun Kabupaten Demak. Mudah-mudahan kegiatan bagi takjil memberikan rasa aman dan rasa tenteram khususnya di kabupaten Demak. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved