Mengintip PSK Bermotor dengan Sebutan 'Gadis Matic' di Semarang, Ini Kata Satpol PP

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, membenarkan adanya PSK yang berada di area Jalan Imam Bonjol.

Mengintip PSK Bermotor dengan Sebutan 'Gadis Matic' di Semarang, Ini Kata Satpol PP
Tribunnews.com
Ilustrasi PSK 

"Sampai sekarang belum ada razia," tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Lala (bukan nama sebenarnya), PSK lainnya. Ia mengaku mematok harga Rp 200 ribu untuk sekali berkencan.

Harga tersebut sudah termasuk kamar yang telah disediakannya.

"Kalau kamarnya cari sendiri tarifnya Rp 180 ribu. Kalau Rp 200 ribu sudah sama kamar," tutur dia.

Ia menjamin tidak akan ada razia saat malam itu. Dirinya juga belum mendapati adanya Satpol PP yang berpatroli di wilayah tersebut.

"Tidak akan ada satpol PP," tukasnya.

Sampai Pagi

Sementara itu, Warga sekitar, Slamet, menerangkan keberadaan PSK semakin malam semakin banyak. Rata- rata datang lebih malam untuk menghindari adanya razia.

"Kalau mau aman datang ke sini pukul 00.00," tuturnya.

Menurutnya, gerebekan biasa terjadi sekitar pukul 23.00. Para PSK tersebut datang setelah adanya razia.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved