Penjual Bubuk Petasan di Kota Pekalongan Kucing Kucingan Dengan Polisi, Gunakan Kurir Layani Pembeli

Penjual bubuk mesiu petasan di Pekalongan masih bebas melayani pembeli tanpa terjerat hukum.

Penjual Bubuk Petasan di Kota Pekalongan Kucing Kucingan Dengan Polisi, Gunakan Kurir Layani Pembeli
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Polsek Pekalongon Selatan mengamankan sejumlah petasan berukuran jumbo, hasil razia yang digelar seusai Shalat Subuh, Jumat (17/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Penjual bubuk mesiu petasan di Pekalongan masih bebas melayani pembeli tanpa terjerat hukum.

Walaupun menjual secara sembunyi-sembunyi, namun mereka masih bisa layani pembelian bahan peledak.

Ahmad (32) satu di antara warga Buaran Kabupaten Pekalongan, menjelaskan, penjual bubuk mesiu petasan tidak memiliki toko karena menjual secara perorangan dan menggunakan kurir.

"Memang masih banyak penjual bubuk mesiu petasan, mereka menjualnya secara sembunyi-sembunyi.

Biasanya kami harus memesan dulu dan mengambil barang itu di daerah Buaran atau di Wiradesa Kabupaten Pekalongan, pembelinya berasal dari Kota maupun Kabupaten Pekalongan," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (17/5/2019).

Ia mengaku beberapa waktu lalu ikut membuat petasan seukuran botol air mineral berkapasitas dua liter.

"Para pemuda iuran untuk membeli bubuk mesiu petasan, petasan berukuran botol air mineral berkapasitas dua liter dibutuhkan 0,5 kilogram bubuk mesiu," ujarnya.

Dilanjutkannya, harga satu kilogram bubuk mesiu petasan berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

"Karena penjual bubuk mesiu sudah jadi langganan kami, jadi kami tinggal memesannya.

Namun mereka tidak mengantarnya langsung, dan menyuruh kurirnya," kata Ahmad.

Halaman
123
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved