Polres Blora Gandeng Para Tokoh Agama dan Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Pemilu 2019

Tak hanya itu, Kepolisian juga merangkul para pemuda untuk bersama aktif memelihara kamtibmas.

Polres Blora Gandeng Para Tokoh Agama dan Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Pemilu 2019
Humas Polres Blora
Jajaran Polres Blora menggelar silaturahmi dengan tokoh agama 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Untuk mempertahankan situasi tetap aman dan kondusif setelah pemilu, jajaran Polres Blora menggandeng tokoh agama dan masyarakat di seluruh wilayah se-Kabupaten Blora.

Tak hanya itu, Kepolisian juga merangkul para pemuda untuk bersama aktif memelihara kamtibmas.

Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang mengatakan, telah memerintahakan seluruh Kapolsek agar menjalin silaturahmi dan komunikasi baik antara kepolisian dengan masyarakat.

Sebab, dengan terjalinnya hubungan yang harmonis Blora akan tetap kondusif.

Utamanya pasca pesta demikrasi dengan beredarnya berbagai berita provokatif memobilisasi massa untuk menentang hasil Pemilu 2019.

“Dengan silaturahmi ini diharapkan Polres Blora makin dekat dengan masyarakat sehingga lebih mudah dalam menjaga situasi di Kabupaten Blora,” harapnya, Jumat (17/5/2019).

Terkait pro dan kontra hasil quick count pemilu, Kapolres meminta seluruh pihak menahan diri hingga hasil akhir pengumuman resmi dari KPU keluar.

Selain itu, ia juga mengajak masyakarat Blora untuk tidak terpegaruh dengan berita provokatif yang bertujuan mobilisasi massa.

AKBP Anang mengajak masyarakat untuk berdoa agar hasil pemilu dapat memberikan manfaat terbaik bagi bangsa Indonesia.

"Apa pun hasilnya, kita tetap harus berpegang pada semangat persatuan dan kesatuan."

"Mari kita berdoa bersama siapa pun yang terpilih menjadi pemimpin bangsa ini, semoga mampu mengemban amanah rakyat dengan baik dan membawa Indonesia lebih baik,” ujarnya.

Kemudian Kapolres mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir untuk tidak terpancing dengan provokasi politik yang memanfaatkan isu-isu agama.

“Saya berharap semua tokoh agama dan masyarakat harus dapat menjadi teladan bagi umat."

"Memberikan petuah yang mendidik dan sejuk dengan tidak mudah terprovokasi isu untuk kepentingan politik,” ajak Kapolres. (*)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved