Rob Terjang Kota Pekalongan, Tiga dari Empat Objek Wisata Milik Pemkot Alami Kerusakan

Rob terjang empat objek wisata, Pemkot Pekalongan hanya mengandalkan Museum Batik sebagai tumpuan mendatangkan wisatawan.

Rob Terjang Kota Pekalongan, Tiga dari Empat Objek Wisata Milik Pemkot Alami Kerusakan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Infrastruktur di Objek Wisata Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan rusak diterjang rob, Sabtu (18/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tiga dari empat objek wisata yang dikelola Pemkot Pekalongan rusak akibat terjangan rob.

Alhasil Rp 1,1 miliar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tak bisa dicapai.

Bahkan diakui Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Pekalongan, Sutarno, Kota Pekalongan hanya mengandalkan Museum Batik sebagai tumpuan mendatangkan wisatawan.

"ObJek wisata Pantai Pasir Kencana, Pantai Slamaran, dan Pusat Informasi Mangrove (PIM) semua diterjang rob. Yang membuat tidak ada pengunjung yang mau datang," katanya, Sabtu (18/5/2019).

Rob Terjang Lapak Pedagang Pantai Pasir Kencana Pekalongan, Warga Kehilangan Pekerjaan

Sutarno mengatakan, dampak rob menyebabkan infrastruktur di obyek wisata yang ada di Kota Pekalongan rusak.

"Ini sudah pertengahan tahun, dengan kondisi seperti ini kami pesimis bisa mengejar target PAD dari sektor pariwisata, karena hanya Museum Batik yang menjadi tumpuan," paparnya.

Walaupun demikian, Sutarno menuturkan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan melakukan sejumlah perbaikan serta inovasi.

"Tahun ini kami sedang melakukan proses lelang untuk memperbaiki dan menambah sarpras di beberapa objek wisata. Seperti di Pantai Slamaran akan dibanganun panggung hiburan, dan gazebo. Di PIM juga akan dibangun gardu pandang yang baru dari beton. Kemudian di Pantai Pasir Kencana akan dilakukan peninggian akses jalan," ujar Sutarno.

Dilanjutkannya, total dana perbaikan untuk tiga obyek wisata itu mencapai Rp 2 miliar, dan akan dikerjakan usai pelaksanaan lelang tahun ini.

"Saat ini cuaca sedang tidak bagus, kemungkinan usai dilakukan lelang akan langsung dikerjakan tahun ini juga," imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk menambah pemasukan di sektor pariwisata, Pemkot melakukan kerjasama dengan sejumlah hotel untuk menggiatkan seminar.

"Kami juga melakukan strategi dengan mengadakan wisata seminar di hotel-hotel yang ada di Kota Pekalongan. Kami akan fokuskan hak itu, supaya wisatawan bisa menginap dan membeli batik sembari menunggu perbaikan destinasi wisata yang ada," tambahnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved