Dari Hobi Jadi Rezeki, Kue Lebaran Produksi Rumahan Asal Pekalongan Banjir Pesanan

Bulan Ramadan membawa peluang bisnis tersendiri bagi para penghobi masak, terutama pembuat kue kering.

Dari Hobi Jadi Rezeki, Kue Lebaran Produksi Rumahan Asal Pekalongan Banjir Pesanan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Produksi kue kering Lebaran skala rumah tangga yang ada di Desa Wiroditan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (19/05/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bulan Ramadan membawa peluang bisnis tersendiri bagi para penghobi masak, terutama pembuat kue kering.

Dengan mengandalkan promosi melalui getok tular dan sosial media, beberapa produsen di Kabupaten Pekalongan mengaku kebanjiran pesanan.

Meski diproduksi dalam skala rumahan, ibu-ibu bisa meraup untung hingga jutaan rupiah.

Seperti pengalaman, Ria Ariani, warga Desa Wiroditan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah membuat kue kering khusus menjelang lebaran.

Menggunakan merek Alfi Cookies mengaku awalnya menerima pesanan kue kering untuk mengisi waktu dikala puasa ramadhan.

"Selain itu, juga untuk menyalurkan hobi masak memasak mas, ujar Ria saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Minggu (19/5/2019).

Bulan Ramadan, Pedagang Buku Rohani Islam Mendapat Berkah Omzet Naik

Saat ini, dia memproduksi setidaknya tujuh varian kue kering. Yakni nastar, kurma coklat,stik keju,kue kacang, kue coklat kacang, choco chips, putri salju. Harganya dibanderol Rp 30 ribu ukuran toples setengah kilogram, sedangkan untuk stik keju dibanderol seharga Rp 70 ribu per kilogram.

"Ada juga kue mawar yang dibuatnya tapi jika ada yang pesan. Semua dikerjakan sendiri, mulai persiapan bahan, pembuatan adonan, mencetak, mengoven hingga mengemas,"tuturnya.

Menurutnya, di Pekalongan ia baru pertama kali bikin kue kering untuk lebaran. Sebelumnya ia, berjualan di Kota Medan.

"Baru pertama berjualan di Pekalongan sudah banyak warga yang pesan. Mereka ada yang telepon dan datang ke rumah. Semua bahan yang digunakan tanpa pengawet. Tepungnya sebelum dibuat adonan disangrai dan diayak dulu,"paparnya.

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved