Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup Selama Sebulan, Pemulihan Ekosistem Mulai Besok

penutupan sementara itu menyusul adanya sebagian jalur pendakian rawan terjadi longsor akibat tergerus air hujan maupun akibat sering dilalui pendaki.

Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup Selama Sebulan, Pemulihan Ekosistem Mulai Besok
ISTIMEWA
Pengelola memasang spanduk pengumuman penutupan jalur pendakian ke Gunung Merbabu melalui jalur Cuntel, Kabupaten Semarang, Minggu (19/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sesuai surat edaran pengelola Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGB), selama sebulan ke depan seluruh jalur pendakian akan ditutup sementara waktu dalam rangka pemulihan ekosistem.

Pengelola TNGB Basecamp Dusun Cuntel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang Wiwid mengatakan, penutupan akan dimulai pada Senin (20/5/2019) sampai 20 Juni 2019 mendatang.

“Penutupan ini setelah melihat jalur pendakian yang ada kondisinya membahayakan pengunjung. Sehingga, perlu dilakukan perbaikan, pemeliharaan semua jalur pendakian,” terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (19/5/2019).

Menurut Wiwid, aturan itu diharapkan dapat dipatuhi seluruh pendaki, porter, pengelola basecamp selama kebijakan tersebut diterapkan.

Ia menyampaikan supaya pihak-pihak tertentu turut mensosialisasikan kepada masyarakat luas terutama para pendaki.

Dikatakannya, penutupan sementara itu menyusul adanya sebagian jalur pendakian rawan terjadi longsor akibat tergerus air hujan maupun akibat sering dilalui para pendaki.

Beberapa jalur yang sempat longsor ialah Basecamp Tekelan, Swanting, maupun Wekas.

“Nah, selama penutupan berlangsung kami benahi jalurnya seperti pengurugan ulang jalur yang setapak terlalu dalam. Lalu, yang sempit kami perlebar rumput yang menghalangi juga kami lakukan pemotongan,” katanya. (M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved