Bomber Bogor Ini Dikenal Ahli Perakit Bom dengan Berdaya Ledak Besar

Arif Rahman, sahabat ED, prilakunya berubah drastis setelah memiliki teman teman baru yang kerap diajak bertandang ke rumahnya.

Bomber Bogor Ini Dikenal Ahli Perakit Bom dengan Berdaya Ledak Besar
google
Ilustrasi bom 

Karopemnas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan ED punya kemampuan merakit bom berdaya ledak besar.

Selain itu ED telah melakukan beragam ekperimen, termasuk memiliki laboratorium untuk membuat bom.

Menurut Dedi Prasetyo ada enam bom yang akan diledakkan pada 22 Mei untuk menunjukkan eksistensi mereka kepada dunia internasional. Enam bom tersebut memiliki daya ledak tinggi.

Selain ED, Densus 88 juga menangkap terduga teroris lainnya bernama Jundi di Jepara, Jawa Tengah, pada Selasa (14/5). Jundi membuat sebuah video soal rencana aksi terornya di Jakarta pada 22 Mei 2019.

Dalam video tersebut Jundi alias Bondan mengungkapkan akan menyerang kerumunan massa di sekitar kantor KPU. Ia menilai momentum tersebut tepat untuk melakukan serangan.

Terduga teroris asal Kota Semarang yang diamankan oleh Densus 88 di Gresik, AS (43), telah tiga tahun tak menampati rumahnya di Kelurahan Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang.

Sejak ditinggalkan, rumah tersebut dikontrakkan.

Menurut penuturan Ketua RW setempat, AS meninggalkan rumahnya karena dipindahtugaskan oleh tempatnya bekerja ke Gresik.

Sebelumnya, sejak menikah ia bersama isteri dan tiga anaknya tinggal di rumah tersebut.

"KTP-nya masih sini. Orang tersebut sudah pindah sejak tiga tahun yang lalu. Sebelumnya tinggal di sini. Sekarang mungkin rumahnya dikontrakkan," sebut Ketua RW 3 Kelurahan Srondol Wetan, Agus Sutoro (58), Minggu (19/5).

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved