Bulan Puasa, Jumlah Pendonor di PMI Kota Semarang Menyusut

Stok darah selama ramadan di PMI Kota Semarang masih aman. Tetapi, dikeluhkan pendonor darah yang mengalami pengurangan selama bulan puasa.

Bulan Puasa, Jumlah Pendonor di PMI Kota Semarang Menyusut
Humas Polres Semarang
ILUSTRASI / Polres Semarang gelar Bhakti Sosial Donor Darah di Aula Condrowulan Polres Semarang, Rabu (15/05/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Stok darah selama ramadan di PMI Kota Semarang disebut masih aman. Tetapi, PMI mengeluhkan pendonor darah yang mengalami pengurangan selama bulan puasa.

Kepala Bagian Pelayanan Donor PMI Kota Semarang, Yusti Triwianti memaparkan penurunan pendonor pada saat bulan puasa mencapai 40 persen.

Sebagai rincian, di hari biasa pendonor di PMI Kota Semarang mencapai 200 hingga 300 orang.

"Jadi penurunannya hampir setengahnya sendiri," paparnya ketika ditemui di kantor PMI Kota Semarang, Senin (20/5/2019).

Meski begitu Yusti menjamin stok darah di PMI Kota Semarang masih aman selama puasa. Stok tersebut aman untuk semua golongan darah.

"Kebetulan besok ada rombongan sekitar 200 orang mendonor darah jadi tetap aman stoknya," ujarnya.

Dengan permintaan darah sebanyak 15 ribu kantung per bulan, ia mendorong masyarakat agar mau mendonorkan darahnya. Beragam cara ditempuh PMI Kota Semarang agar masyarakat mendonor darah.

Misalnya mengoptimalkan gerakan jemput bola.

"Kita biasanya pagi stay di Universitas Diponegoro (Undip), lalu sore di Jalan Pahlawan sekitar Gubernuran," ungkapnya.

Selain jemput bola, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan berbagai pemuka agama di Kota Semarang. Tujuannya, agar PMI Kota Semarang bisa menjaring pendonor dari lintas agama.

"Kita kumpulkan bareng, menjaring dari mereka bisa kapan kita bikin donor darah di sekitar tempat ibadah mereka," ungkapnya

Sekali lagi ia mendorong masyarakat mendonorkan darahnya di bulan puasa ini. Menjelang mudik lebaran, angka kecelakaan di jalan raya ia sinyalir akan bertambah dari hari-hari biasa. Sehingga menurutnya permintaan darah akan bertambah.

"Paling banyak kebutuhan untuk org sakit dan kecelakaan di jalan yang membutuhkan operasi, semisal di musim mudik," paparnya. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved