Komunitas Tembikar Temanggung Ajari Anak-anak Tunarungu Membuat Handicraft

Belasan anak-anak penyandang tunarungu di Rumah Abata, Kelurahan Mungseng, Kecamatan/Kabupaten Temanggung, belajar membuat handicraft

Komunitas Tembikar Temanggung Ajari Anak-anak Tunarungu Membuat Handicraft
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO' ROZIKI
Pegiat komunitas Tembikar ssecara telaten mengajari anak-anak penyandang tunarungu di Rumah Abata, Kelurahan Mungseng, Temanggung. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎Belasan anak-anak penyandang tunarungu di Rumah Abata, Kelurahan Mungseng, Kecamatan/Kabupaten Temanggung, belajar membuat handicraft (kerajinan tangan) berupa bros berbahan dasar kain perca, Senin (20/5).

Beberapa pegiat komunitas Temanggung Bikin Karya (Tembikar) secara telaten mengajari mereka.

Tangan Aqila (9) tampak cekatan meniru apa yang telah diajarkaan oleh pegiat komunitas Tembikar di sampingnya.

Sesekali, ia memperhatikan hasil karyanya yang belum rampung, kemudian melanjutkannya.

"Ternyata tidak begitu susah ya, tadi gak kesulitan membuat bros.

Hanya memang perlu kejelian," kata anak asuh Rumah Abata yang berasal dari Bogor, Jawa Barat, itu terbata-bata.

Ia mengaku senang mendapat ilmu dan keterampilan membuat bros.

Terlebih, bahan dasarnya adalah kain perca, yang notabene merupakan limbah tak terpakai.

"Senang, sekarang bisa membuat sendiri.

Yang ngajari tadi kak Nana Mardyana,‎" sambung Aqila.

Pegiat komunitas Tembikar, Peni Dinar, mengatakan bakti sosial tersebut merupakan kegiatan untuk mengisi 'ibadah sosial' di bulan suci Ramadan ini.

Halaman
123
Penulis: yayan isro roziki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved