Operasi Ketupat Candi, Polres Pati Amankan 420 Botol Miras Beralkohol Tinggi

Kasat Sabhara Polres Pati AKP Sugino mengatakan, razia peredaran minuman keras tersebut merupakan perintah langsung dari Polda Jawa Tengah

Operasi Ketupat Candi, Polres Pati Amankan 420 Botol Miras Beralkohol Tinggi
Istimewa
Ratusan botol nuras berkadar alkohol tinggi diamankan Polres Pati 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Anggota Satsabhara Polres Pati menyita 420 botol minuman keras (miras) hasil razia. Ratusan botol minuman berkadar alkohol tinggi itu diamankan di Markas Sabhara setempat.

Kasat Sabhara Polres Pati AKP Sugino mengatakan, razia peredaran minuman keras tersebut merupakan perintah langsung dari Polda Jawa Tengah.

420 botol miras yang diamankan polisi terdiri atas berbagai merek, baik miras pabrikan maupun oplosan. Ada pula ratusan liter arak murni untuk campuran. Polisi juga menemukan minuman bermerek Soju yang merupakan minuman berkadar alkohol tinggi asal Korea.

Setidaknya ada empat lokasi yang menjadi sasaran razia yang dilakukan Sabtu (18/5/2019) tersebut. Di antaranya warung "Kopi Pleng" di kompleks pasar buah Puri.

Menurut AKP Sugino, lokasi yang menjadi target operasi (TO) tersebut sudah lama menjadi pantuan petugas karena kerap menjual miras dengan jumlah besar.

"Alhamdulillah dari semua lokasi TO, barang bukti bisa kami dapatkan. Termasuk di warung minuman oplosan yang berada di wilayah kota, juga kami amankan 10 dan 6 botol aqua besar arak untuk bahan oplosan atau yang kerap disebut kopi pleng," tambahnya.

AKP Sugino mengatakan, kopi pleng merupakan campuran arak murni dan temulawak. Minuman tersebut diracik tanpa takaran yang jelas. Sehingga berbahaya bagi peminumnya.

AKP Sugino menjelaskan, Kegiatan razia tersebut dilakukan dalam rangka cipta kondisi sekaligus operasi ketupat candi 2019. Sesuai instruksi dari Kepolisian Pusat, Operasi ketupat candi akan berlangsung sampai 28 mei. Operasi itu berfokus pada penindakan dan pencegahan tindakan penyakit masyarakat, terutama peredaran miras yang rawan memicu gangguan keamanan menjelang hari Raya Idul Fitri.

"Sebenarnya kita sudah rutin melakukan razia ke tempat-tempat yang menjajakan miras. Namun, tampaknya para penjual tidak jera dan tetap nekad berjualan miras," ujarnya. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved