Breaking News:

Warga Kebumen Ini Edarkan Bubuk Petasan di Wonosobo, Dijual Rp 130 Ribu per Kilogram

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Wonosobo menyita dua karung berisi 1.840 petasan serta tujuh kilogram bubuk mesiu, berdaya ledak rendah

IST
Petugas Sat Reskrim Polres Wonosobo menunjukkan sebagian barang bukti yang disita. (ist) 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - ‎ Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Wonosobo menyita dua karung berisi 1.840 petasan serta tujuh kilogram bubuk mesiu, berdaya ledak rendah (low explosive), yang dikemas dalam tujuh plastik.

Rinciannya, satu karung berisi 40 renteng, berisi ‎1.270 buah petasan, dan sisanya berisi 120 buah.

‎"Bersama barang bukti, kami amankan seorang tersangka berinisial MM (21)," kata Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Heriyanto, saat gelar perkara di Mapolres setempat, Senin (20/5).

Disampaikan, MM merupakan warga ‎Desa Surobayan Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

Ia ditangkap saat hendak mengirimkan barang-barang tersebut kepada pemesan di wilayah Kecamatan Kepil, Wonosobo‎.

Dituturkan lebih lanjut, ‎oleh tersangka petasan renteng dijual seharga Rp‎90.000/renteng.

Sementara, bubuk mesiun low ezplosive yang biasa digunakan untuk meledakkan petasan dijual seharga Rp130.000/kilogram.

‎"Barang-barang itu dikemas dalam karung, kemudian diangkut menggunakan sepeda motor bernopol AA 5309 YJ, yang juga turut kami amankan sebagai barang bukti," ujarnya.

Belum sampai ke tujuan, urai dia, pengiriman barang-barang berbahaya ini terendus pihak kepolisian.

Tersangka diringkus di depan kantor ‎BRI Unit Kepil, bersama barang bukti yang ada.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved