Gandeng Koperasi Pasar, Bank Bukopin Luncurkan Kredit Murah untuk Pedagang

Bank Bukopin membidik para pedagang pasar untuk mendongkrak penyaluran kredit mereka

Gandeng Koperasi Pasar, Bank Bukopin Luncurkan Kredit Murah untuk Pedagang
Tribunjateng.com/Rival Al-Manaf
Pemimpin cabang Bank Bukopin Semarang, Athfal Prayuda (dua dari kanan) mendampingi perwakilan dari koperasi pasar saat menandatangani perjanjian kerjasama di kantor Bank Bukopin Cabang Semarang, Jalan Pandanaran. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Bukopin membidik para pedagang pasar untuk mendongkrak penyaluran kredit mereka. Selasa (21/5/2019) mereka bekerja sama dengan tiga koperasi pasar untuk menjangkau para pedagang.

Ketiga koperasi itu berlokasi di pasar Kota Semarang, Sakatiga, dan Kabupaten Grobogan. Pemimpin cabang Bank Bukopin Semarang, Athfal Prayuda menjelaskan melalui progran kerjasama itu pihaknya ingin tumbuh bersama pedagang pasar dan koperasi.

"Pedagang nantinya akan berkesempatan mendapatkan pinjaman mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 50 juta dengan tenor dari satu bulan, maksimal satu tahun," ucap Athfal saat ditemui Tribun Jateng di kantornya di Jalan Pandanaran Semarang.

Tenor tersebut menurutnya sangat sesuai dengan kebutuhan pedagang. Dengan bunga hanya 3 persen ia ingin para penjual di pasar dapat memanfaatkan kemudahan itu.

"Kami ingin menghapuskan kalau di pasar itu biasanya ada istilah bank titil, itu kan bunganya cukup besar. Dengan kredit ini kami ingin pelaku UMKM di pasar dapat merasakan keuntungan yang lebih besar," tambahnya.

Ia membeberkan koperasi pasar nantinya akan berfungsi sebagai perekomendasi pedagang mana yang bisa mendapat kredit. Meski demikian, acc, risiko, dan survei nantinya tetap dilakukan oleh Bank Bukopin.

"Nggak perlu khawatir karena syaratnya mudah, agunannya hanya dengan tanda bukti penyewaan atau kepemilikan toko saja," ucapnya. Ia menyebut meski hanya sebagai perekom, namun koperasi akan mendapatkan insentif dari kredit.

Ia melibatkan koperasi karena menurutnya mereka lebih paham dengan kemampuan pedagang dan bagaimana perkembangan usahanya.

Di lain sisi Manajer Kredit UMKM Bank Bukopin, Sugeng Faisal menambahkan setiap koperasi yang diajak kerjasama rata-rata memiliki anggota lebih dari seribu pedagang. Oleh karena itu ia memprediksi akan ada puluhan miliar rupiah kredit yang bisa disalurkan.

"Namun prinsipnya kami tidak membatasi hingga berapa miliar, asal pedagang kami survey layak mendapatkan bantuan modal akan kami berikan," imbuhnya.

Sugeng menambahkan, kedepan ia akan menggandeng koperasi pasar lain yang ada di sepanjang pantura Jateng hingga Cirebon. Tidak menutup kemungkinan, bukan hanya koperasi pasar, namun juga paguyuban passar.

"Karena kami menyadari tidak semua pasar punya koperasi, biasanya yang tidak ada koperasi itu tetap memiliki paguyuban, makanya kedepan tidak menutup kemungkinan kami juga kerjasama lewat paguyubannya," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved