Kejari Batang Apresiasi Program Puskesmas Blado I, Ada Gerakan Terpadu Cegah Penyakit Menular

Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) ke beberapa puskesmas.

Kejari Batang Apresiasi Program Puskesmas Blado I, Ada Gerakan Terpadu Cegah Penyakit Menular
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Tim Kejari Batang, yang dipimpin Kasi Datun Dista Anggara melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Operasional Kesehatan (BOK) ke Puskesmas Blado I, Selasa (21/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) ke beberapa puskesmas.

Kegiatan pengecekan administrasi dana BOK dilakukan setiap tiga bulan ini telah sampai di Puskesmas Blado I.

Selepas monev, tim Kejari Batang menyatakan jika urusan administrasi pada Puskesmas Blado I sudah tertib.

Bahkan, program kesehatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) yang rutin dilakukan setiap satu bulan tersebut mendapatkan apresiasi.

Kasi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Batang, Dista Anggara mengatakan, saat monev di Puskesmas Blado I sudah tertib administrasi dan sesuai peruntukannya, seperti program Posbindu PTM.

"Tidak ada catatan minus, Alhamdulillah tertib dan sesuai peruntukannya. Ada program yang cukup bagus untuk masyarakat yang rutin dilakukan Puskesmas Blado I," tutur Dista saat ditemui usai monev, Selasa (21/5/2019).

Menurutnya, program kemasyarakatan seperti itu sudah semestinya digalakkan di setiap puskesmas untuk mencegah risiko penyakit menular.

"Dana BOK harus diperuntukkan untuk melayani masyarakat. Berikan mereka edukasi pencegahan, karena itu hal yang tidak kalah pentingnya," ujarnya.

Sementara, Kepala Puskesmas Blado I, dr Citasia Syahnovanti menjelaskan, program Posbindo PTM merupakan program pengendalian faktor risiko penyakit menular berbasis masyarakat.

"Bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat faktor risiko, baik kepada diri sendiri maupun keluarga, dan lingkungan sekitarnya," terangnya.

Dikatakannya, kegiatan tersebut dilakukan rutin setiap Jumat pertama dan dilaksanakan di 12 desa di Puskesmas Blado I.

"Untuk mencegah risiko penyakit menular, harus tingkatkan kesadaran berperilaku masyarakat melalui hidup sehat, mengkonsumsi buah dan sayur, serta budayakan Germas dan Cerdik (cek kondisi kesehatan secara berkala)," pungkasnya. (Dina Indriani)

Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved