Lewat Safari Tarling, Ini Pesan Wakapolres Blora

Kehadiran Wakapolres Blora Kompol Samdhani beserta rombongan disambut baik oleh imam Masjid Al Huda Uztaa Sahlal dan masyarakat desa setempat

Lewat Safari Tarling, Ini Pesan Wakapolres Blora
Humas Polres Blora
Wakapolres Blora, Kompol Samdhani usai tarawih berjemaah di Masjid Al Huda Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo, Blora, Senin (20/5/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat, Wakapolres Blora dan para pejabat utama melaksanakan tarawih berjamaah di Masjid Al Huda Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo, Blora, Senin (20/5/2019).

Kehadiran Wakapolres Blora Kompol Samdhani beserta rombongan disambut baik oleh imam Masjid Al Huda Uztaa Sahlal dan masyarakat desa setempat.

Usai tarawih berjamaah, Wakapolres memberikan himbauan kamtibmas di antaranya, pesan kamtibmas seperti menjaga dan saling hormat menghormati antar umat beragama yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Mencegah serta waspadai paham radikal dan terorisme yang dapat merusak kerukunan.

Menjauhkan perbuatan penyakit masyarakat (judi, narkoba, prostitusi dan minuman keras), serta mewaspadai terjadinya tindak kejahatan seperti penipuan, pencurian dan uang palsu yang marak terjadi saat mendekati Lebaran.

“Selalu waspada dan cek kembali keadaan rumah sebelum ditinggal pergi."

"Pastikan kompor, listrik, pintu dan jendela rumah aman agar mengurangi resiko pencurian dan musibah kebakaran."

"Hati-hati dalam bertaransaksi untuk meghindari penipuan dan peredaran uang palsu."

"Diharapkan masyarakat turut aktif menjaga lingkungan dengan kegiatan Pos Kamling,” terang Wakapolres.

Ia menambahkan dengan mengajak warga untuk selalu mempererat mempererat tali persaudaraan antar sesama umat beragama agar tidak mudah di pecah belahkan oleh orang-orang yang ingin merusak keutuhan NKRI.

“Oleh sebab itu, marilah bersama-sama menjaga kerukunan dan keharmonisan karena Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin."

"Warga dihimbau agar tidak mudah percaya terhadap berita-berita hoax di media sosial yang belum tentu kebenaran dan faktanya,” kata Kompol Samdhani. (*)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved