Sidak, Bupati Umi Azizah Temukan Beberapa Bahan Pokok Tak Layak di Pasar Banjaran, Kabupaten Tegal

Dari 12 sampel makanan yang diambil, tim gabungan menemukan kandungan Rhodamin B pada terasi dan sagu mutiara

Sidak, Bupati Umi Azizah Temukan Beberapa Bahan Pokok Tak Layak di Pasar Banjaran, Kabupaten Tegal
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Bupati Tegal Umi Azizah bersama tim berada di pasar banjaran, Kecamatan Adiwerna. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal, Umi Azizah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ditemani oleh Tim Sistem Keamanan Terpadu (SKPT) Kabupaten Tegal di tiga tempat, Selasa (21/5/2019) ini.

Pasar Banjaran, Kecamatan Adiwerna menjadi sasaran pertama Bupati beserta tim SKPT.

Dari 12 sampel makanan yang diambil, tim gabungan menemukan kandungan Rhodamin B pada terasi dan sagu mutiara.

Adapun 12 sampel itu yang diperiksa antara lain, tahu kuning, arem-arem, kerupuk mie, kolang-kaling, teri nasi, daging segar, lanting, terasi, sagu mutiara, gula jawa, saus dan kerupuk rambak.

Dalam melakukan inspeksi tersebut, Bupati Tegal, Umi Azizah didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Hendadi Setiaji, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Suspriyanti.

“Kita akan adakan pembinaan ke pedagang tersebut sampai menelusuri pemasok sagu mutiara maupun terasi itu,” papar Umi di sela-sela sidak, kepada Tribunjateng.com.

Ditempat yang sama, Umi juga menemukan makanan ringan berupa kerupuk dan makaroni yang telah kedaluwarsa.

Makanan ringan tersebut ditemukan di salah satu distributor makanan di Pasar Banjaran.

Selain kedaluwarsa, kerupuk dan makaroni itu juga tidak dilengkapi izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) dan tidak dicantumkan alamat lengkap produksi.

Melihat kondisi itu, Umi menghimbau kepada masyarakat khususnya orang tua, untuk selalu berhati-hati mengawasi anak-anak dalam mengkonsumsi makanan ringan.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved