Berita Terkini - Polisi: Tak Benar Aparat Masuk Rumah Ibadah untuk Kejar Pengunjuk Rasa

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah informasi menyebut polisi mengejar terduga provokator kericuhan hingga masuk rumah ibadah.

Berita Terkini - Polisi: Tak Benar Aparat Masuk Rumah Ibadah untuk Kejar Pengunjuk Rasa
KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUM
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono siapkan 50.000 personel untuk aksi esok hari. 

TRIBUNJATENG.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah informasi yang menyebut polisi mengejar terduga provokator kericuhan aksi unjuk rasa hingga masuk rumah ibadah.

"Kemudian ada isu bahwa personel pengamanan masuk ke rumah ibadah untuk mengejar pengunjuk rasa, itu tidak benar," ujar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2019).

Argo memastikan kondisi sekitar kantor Bawaslu RI aman dan kondusif setelah aksi kericuhan pada Selasa (21/5/2019) malam.

Polisi: Kalau Ada Penembakan Peluru Tajam Bisa Dipastikan Bukan dari TNI-Polri, Ada Penumpang Gelap

"Semua sudah bisa kami atasi. Pengamanan masih lengkap dan terkendali," katanya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa terhadap hasil Pemilu 2019 berlangsung tertib di depan kantor Bawaslu RI pada Selasa malam.

Sebagian besar massa sudah membubarkan diri pukul 20.00 WIB.

Namun, masih masih ada massa yang menolak membubarkan diri.

Kronologi Kericuhan Aksi Demo di Bawaslu, Pengunjuk Rasa Tak Mau Bubar dan Rusak Pagar Besi Polisi

Awalnya, mereka berusaha merusak pagar besi di Gedung Bawaslu sekitar pukul 22.00 WIB.

Polisi pun bergerak membubarkan paksa.

Massa berlarian ke arah Tanah Abang, sebagian lagi ke arah Gondangdia dan terkonsentrasi di Jalan Agus Salim.

Massa kemudian melempar batu hingga petasan ke arah polisi.

Polisi akhirnya melepaskan tembakan gas air mata kepada kerumunan massa.

HS Tersangka yang Ancam Penggal Presiden Jokowi, Tulis Surat Mengaku Salah dan Memohon Maaf

Argo menyebut kericuhan yang terjadi di depan kantor Bawaslu itu disebabkan ulah provokator.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Tak Benar Aparat Masuk Rumah Ibadah untuk Kejar Pengunjuk Rasa"

Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved