Pilpres 2019

Dukung Penuh Polri, Panglima TNI: Sekali Lagi, TNI Tidak Tolerir Tindakan Anarkis

Panglima TNI Hadi Tjahjanto menegaskan, pihaknya tak akan membiarkan pihak manapun membahayakan kedaulatan negara.

Dukung Penuh Polri, Panglima TNI: Sekali Lagi, TNI Tidak Tolerir Tindakan Anarkis
Haryanti Puspa Sari
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi para pejabat TNI-Polri saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (18/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Panglima TNI Hadi Tjahjanto menegaskan, pihaknya tak akan membiarkan pihak manapun membahayakan kedaulatan negara.

TNI mendukung penuh tugas Polisi menangani aksi demonstrasi terkait hasil Pemilu 2019 yang saat ini berujung rusuh.

"Sekali lagi, saya juga ingin sampaikan bahwa TNI tidak menolerir tindakan inkonstitusional dari pihak manapun, terlebih tindakan yang anarkis apalagi membahayakan kedaulatan negara," katanya, dalam konferensi pers bersama di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (22/5/2019).

Hadi juga mengatakan, TNI menempatkan pasukan di 4 titik strategis yaitu di KPU, Bawaslu, kompleks DPR/MPR, dan Istana Negara.

Dia memastikan TNI solid dan ikut menjaga keamanan di lokasi-lokasi kerusuhan.

"Saya ingin menyampaikan, TNI solid untuk mendukung tugas kepolisian Republik Indonesia. Terkait penanganan perusuh, TNI akan mem-back up penuh Polri dengan menempatkan prajurit-prajurit di titik-titik kerusuhan," tegasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Panglima: TNI Tak Tolerir Tindakan Anarkis yang Bahayakan Kedaulatan Negara"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved