Kesal Istrinya Ditiduri, Pemuda Brebes Ini Curi Motor Selingkuhan Istrinya

Warga Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Widodo Pamungkas (20), harus mendekam di tahanan

Kesal Istrinya Ditiduri, Pemuda Brebes Ini Curi Motor Selingkuhan Istrinya
Istimewa
Curi Motor Selingkuhan Istri 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Warga Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Widodo Pamungkas (20), harus mendekam di tahanan Polres Brebes.

Ia ditangkap tim Resmob Polres Brebes atas kasus pencurian sepeda motor, Selasa (21/5/2019).

Di hadapan penyidik, Widodo mengaku nekad mencuri sepeda motor RX King karena emosi dan dendam pada pemiliknya yaitu SP (25), warga Kecamatan Bantarkawung.

Dari keterangannya, ia merasa dendam terhadap SP karena telah berselingkuh dengan istrinya.

"Saya dendam dengan dia karena telah meniduri istri saya. Dia telah selingkuh dengan istri saya," katanya saat dimintai keterangan di hadapan penyidik.

UPDATE: Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia di Penang Malaysia

Ia mengatakan, sepeda motor curiannya kemudian dititipkan kepada seorang teman, Luntio (20), dan disembunyikan di sebuah rumah kos di Purwokerto.

Sepeda motor tersebut kemudian dimodifikasi dengan mengubah warna motor sehingga berbeda dari semula.

Karena merasa aman, sepeda motor curian itu digunakan teman Widodo untuk berangkat kuliah.

Kapolres Brebes, AKBP Aris Supriyono, melalui KBO Satreskrim, Iptu Triyatno mengatakan, terungkapnya kasus pencurian sepeda motor tersebut setelah adanya laporan dari pihak korban.

"Motif pencurian yang dilakukan oleh tersangka berawal dari sakit hati karena korban telah berselingkuh dengan istrinya," papar Triyatno.

Setelah melakukan penyelidikan, tim Resmob akhirnya berhasil mengungkap kasus tersebut dan menangkap dua orang yaitu Widodo Pamungkas dan Lantio yang membantu menyembunyikan sepeda motor curian.

Keduanya warga Desa Pagojengan. Namun penangkapan keduanya dilakukan di tempat yang berbeda. Widodo ditangkap di wilayah Paguyangan, sedangkan Lantio ditangkap di Purwokerto, daerah dia kuliah.

"Untuk penyelidikan lebih lanjut, kami juga mengamankan sepeda motor hasil kejahatan sebagai barang bukti," tandasnya.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved