Perbaikan Jalan Desa Terus Dikebut, Khususnya Jalur Alternatif

Jelang arus mudik lebaran, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengecek kondisi jalan desa yang merupakan jalur alternatif

Perbaikan Jalan Desa Terus Dikebut, Khususnya Jalur Alternatif
Istimewa
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi cek lokasi jalur alternatif, yang ada di Jalan Desa Wuled, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Jelang arus mudik lebaran, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengecek kondisi jalan desa yang merupakan jalur alternatif, dari jalur pantura menuju kawasan di Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan yang mengalami kerusakan.

Seperti di Jalan Desa Wuled, Kecamatan Tirto, yang beberapa waktu lalu mengalami kerusakan dan diprotes oleh warga setempat.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan kondisi jalan tersebut sekarang sudah diperbaiki secara leveling untuk kegiatan arus mudik.

Sedangkan perbaikannya sendiri akan segera dilaksanakan dengan alokasi dana yang sudah dianggarkan sekitar Rp 1,5 miliar.

"Sekarang kita sedang melakukan pengecekan terhadap jalan-jalan desa, yang merupakan jalur alternatif arus mudik masyarakat, baik domestik, lokal ataupun di jalur Pantura, menuju berbagai kawasan di Kabupatan Pekalongan, maupun Kota Pekalongan,"kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kepada Tribunjateng.com, Selasa (22/05/2019).

Menurutnya, kondisi jalur-jalur alternatif arus mudik di Kabupaten Pekalongan, saat ini tengah dilakukan perbaikan-perbaikan untuk mendukung kelancaran masyarakat dalam merayakan hari raya idul fitri.

Kemudian, terkait banyaknya keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan rusak diberbagai desa, pihaknya sudah meminta DPU Taru untuk melakukan pengecekan dan segera menindaklanjuti, agar keresahan masyarakat dapat terselesaikan secara baik.

"Saya juga banyak mendengar keluhan-keluhan masyarakat terkait masalah kondisi jalan di beberapa desa. Ini segera disikapi, karena kami sudah mempunyai komitmen untuk menjadikan semua jalan dengan kondisi bagus, untuk mendukung aktivitas dan percepatan ekonomi masyarakat,"jelas Bupati.

Asip mengungkapkan, keberadaan media sosial yang setiap hari mengungkap banyak aspirasi masyarakat juga menjadi perhatiannya dalam melaksanakan pembangunan daerah, serta menciptakan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

"Peranan media sosial juga sangat membantu, sehingga saya sendiri dapat cepat menangkap informasi yang disampaikan masyarakat secara langsung. Kemudian bisa cepat bertindak, dan melakukan penanganan sesuai dengan mekanismenya,"tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved