Telur Asin Masih Menjadi Buruan Pemudik Kala Melewati Brebes, Kebutuhannya Bisa Capai 18 Juta Butir

Setiap momentum Lebaran, telur asin selalu diburu para pemudik yang melintas Kabupaten Brebes, baik saat arus mudik maupun balik.

Telur Asin Masih Menjadi Buruan Pemudik Kala Melewati Brebes, Kebutuhannya Bisa Capai 18 Juta Butir
tribunjateng/fajar eko nugroho
Kisah Sukses Lani Memproduksi Telur Asin Khas Brebes Aneka Rasa. FOTO Karyawan Lani sedang memilah telur asin di Brebes. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Setiap momentum Lebaran, telur asin selalu diburu para pemudik yang melintas Kabupaten Brebes, baik saat arus mudik maupun balik.

Setiap tahun pula, kebutuhan telur asin selalu meningkat untuk memenuhi permintaan tersebut.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes telah mengantisipasi adanya kenaikan permintaan jumlah telur asin yang menjadi oleh-oleh khas Brebes itu.

Pada Lebaran 2019 ini, DPKH Kabupaten Brebes memprediksi ada kenaikan permintaan hingga 6 juta butir telur.

"Kebutuhan telur asin pasti meningkat. Berdasarkan catatan tiap tahun. Kami prediksi kebutuhannya meningkat sekitar 6 juta butir. Dari kondisi normal hanya 12 juta butir per bulan menjadi 18 juta butir per bulan," kata Kepala DPKH Kabupaten Brebes, drh Ismu Subroto, Rabu (22/5/2019).

Ia menuturkan, peningkatan permintaan telur akan terjadi sejak arus balik.

Sebagian pemudik yang sudah tahu keberadaan telur asin, biasanya akan menyempatkan mampir dan membeli untuk oleh-oleh di kampung halaman.

Kendati demikian, jumlahnya tidak signifikan.

Lonjakan permintaan justru akan terjadi saat arus balik.

Yaitu dimana para pemudik saat kembali ke Jakarta dan sekitarnya.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved