7 Kali Masuk Penjara, Kini Rindi Masuk Lagi dengan Kasus Curanmor

Rindi alias Endhog (25) warga Desa Ketitang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sudah berulangkali masuk penjara.

7 Kali Masuk Penjara, Kini Rindi Masuk Lagi dengan Kasus Curanmor
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan menunjukan tersangka kasus pencurian sepeda motor, saat menggelar press release di halaman Mapolres Pekalongan, Kamis (23/05/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Rindi alias Endhog (25) warga Desa Ketitang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sudah berulangkali masuk penjara.

Kali ini, dia kembali dibui, gara-gara mencuri sepeda motor di Desa Wonosari, Kecamatan Karanganyar, pada (22/4/2019) lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan saat menggelar press release di halaman Mapolres Pekalongan, Kamis, (23/5/2019).

Kapolres mengatakan kejadian ini terjadi pada Senin (22/04/2019) dinihari. Korban menyadari aksi kejahatan tersangka ketika akan melaksanakan solat subuh.

Korban kaget setelah mendapati motornya yang awalnya berjumlah 4 unit tinggal 3 unit. Dengan kondisi pintu rumah samping sudah tidak terkunci.

Setelah dicek, tidak hanya motor saja yang hilang, dua buah handphone merek Oppo dan Samsung dan tas berisi uang Rp 283 ribu ikut raib.

"Korban pun langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Setelah itu dikembangkan oleh anggota,"kata Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan kepada Tribunjateng.com.

Berdasarkan keterangan para saksi, Kapolres menjelaskan, anggota berhasil menangkap seorang tersangka di jalan Kebongagung Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Disusul kedua tersangka lainnya yang ditangkap di rumahnya masing-masing.

"Ketiga tersangka yakni Rifki Syahrul Bachtiar (19) warga Dukuh Jetis Desa Ketilang Kecamatan Bojong dan teman sekampungnya Rindi Wicaksono alias Endhog (25) dan Murdiono (24) warga Desa Kalipancur Kecamatan Bojong," jelas Kapolres.

Pihaknya menambahkan atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat pasal 363 ayat 3e dengan ancaman hukumannya 9 tahun kurungan penjara.

Sementara, Endhog tersangka pencurian sepeda motor mengatakan ia sudah tujuh kali masuk penjara dengan kasus yang berbeda-beda.

"Sudah bolak-balik masuk penjara, rata-rata kasusnya mencuri handphonenya di dalam rumah, burung dara dan paling banyak mencuri sepeda motor," kata Endhog

Ia mengaku melakukan pencurian sepeda motor didalam rumah bersama kedua temannya yang baru pertama kali kenal.

"Kejahatan ini tidak direncanakan aksinya dilakukan saat menenggak miras bersama-sama dan saya kapok mas tidak mau mengulanginya lagi," ungkapnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved