DPMPTSP Temanggung Lakukan Program Pengembangan Investasi Tingkat Kecamatan

DPMPTSP Kabupaten Temanggung melaksanakan program Pengembangan Investasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Tingkat Kecamatan.

DPMPTSP Temanggung Lakukan Program Pengembangan Investasi Tingkat Kecamatan
GOOGLE
Ilustrasi investasi 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, saat ini tengah melaksanakan program Pengembangan Investasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Tingkat Kecamatan Berbasis Pendekatan Bawah Atas dan Kewirausahaan Sosial.

Program itu dimaksudkan untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan, berbasis potensi unggulan untuk meningkatkan investasi sektor riel.

Demikian disampaikan ‎Kepala DPMPTSP, Bagus Pinuntun.

"Program ini ditempuh melalui tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap monitoring," katanya, dalam keterangan tertulis, Kamis (23/5/2019).

Pada tahap perencanaan, sambungnya, keterlibatan unsur pemerintah desa/kelurahan menjadi niscaya.

Menurutnya, desa/kelurahan adalah pihak yang harus paling aktif, karena pada tahap inilah penyusunan data dilakukan.

"Diharapkan, dapat teridentifikasi seluruh usaha yang masih direncanakan, akan tetapi masuk dalam list inkubator.Tersepakati daftar usulan perencanaan usaha yang termasuk dalam kategori usaha di sektor riel," ujarnya.

Hasil perencanaan tersebut, tutur dia, nantinya harus dibawa ke forum tingkat kecamatan, yang selanjutnya akan disepakati menjadi daftar kegiatan usaha pada tingkat kecamatan.

Untuk selanjutnya, akan dilakukan pendataan lebih dan validasi lagi oleh surveyor yang telah ditunjuk.

"Hasil validasi data tersebut akan dimasukkan dalam aplikasi e-usaha tingkat kecamatan yang menjadi basis data dalam pengembangan usaha," urainya.

Pada tahapan pelaksanaan, sambung dia, meliputi tahapan pemetaaan, tahap pengkajian dan tahap pegembangan.

Dituturkan, rangkaian dan tahapan tersebut bukanlah persoalan yang mudah.

"Maka dari itu dibutuhkan kerja keras,fokus dan dukungan dari para pihak, baik dari pemerintah tingkat desa sampai tingkat pusat bahkan seluruh stake holder yang terkait. Ke depannya, ‎diharapkan progam ini maka akan terjadi pergeseran fungsi pemerintah desa dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kecamatan menjadi penyelenggaraan pemerintahan, yang dapat menumbuhkan kewiirausahaan atau dengan istilah Desa Wirausaha/Kecamatan Wirausaha," paparnya.

Masih menurut Bagus, keberhasilan progam wirausaha yang bertumpu kepada sumberdaya manusia dan sumber daya alam lokal, akan mampu mengangkat seluruh potensi keunggulan lokal dan mengatasi problem sosial yaitu penyediaan lapangan kerja.

"Peningkatan pendapatan masyarakat dengan tidak hanya berkutat pada on farm akan tetapi juga off farm, dan mengurai persoalan pengangguran yang ada di masyarakat," pungkasnya. (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved