Jelang Mudik Lebaran 2019, Proyek Pengerjaan Jalan di Jalur Selatan Jateng Dihentikan

Mendekati masa angkutan mudik lebaran 2019, sejumlah proyek pekerjaan jalan di jalur selatan terus dikebut

Jelang Mudik Lebaran 2019, Proyek Pengerjaan Jalan di Jalur Selatan Jateng Dihentikan
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Proyek perbaikan jalan dengan konstruksi beton di ruas jalan Klapagding, Wangon, Banyumas pada Kamis (23/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Mendekati masa angkutan mudik lebaran 2019, sejumlah proyek pekerjaan jalan di jalur selatan terus dikebut. Salah satunya adalah proyek pekerjaan jalan dengan kontruksi beton di ruas jalan Klapa Gading, Wangon, Banyumas hingga batas DIY yang ditargetkan selesai maksimal pada H-10 Lebaran.

"Saat ini sedang ada pekerjaan pembetonan jalan di ruas Wangon hingga perbatasan Banyumas-Kebumen," ujar PPK Pelaksana Jalan Nasional Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Wilayah Wangon-Batas DIY, Yafoor Sulaiman kepada Tribunjateng.com, Kamis (23/5/2019).

"Pada 2019 ini dua paket, ruas jalan Wangon hingga batas Kebumen dan batas Kebumen hingga batas DIY. Yang dikerjakan duluan adalah yang barat, yaitu ruas Wangon hingga batas Kebumen," tambahnya.

Paket pertama pekerjaan beton ruas jalan Wangon hingga batas Kebumen yaitu sepanjang 10,2 km. Sedangkan paket kedua ruas jalan batas Kebumen hingga batas DIY sepanjang 13,7 km.

"Dari 10,2 km ruas jalan Wangon batas Kebumen yang akan dibeton, baru 1,8 km yang dibeton, sisanya akan dilanjutkan setelah lebaran," ungkapnya.

Yafoor mengatakan jika pengerjaan proyek tidak boleh melakukan kegiatan yang mengganggu saat menjelang masa mudik lebaran. Sehingga pada H-20 sampai H+10 akan dihentikan.

Sementara itu pekerjaan ruas jalan batas Kebumen hingga batas DIY, baru akan dilaksanakan setelah lebaran. Yafoor berani memastikan jika pekerjaan beton di ruas jalan Wangon hingga batas Kebumen yang belum rampung sepenuhnya tidak akan mengganggu arus lalu lintas.

Menurutnya pekerjaan saat ini tidak akan mengganggu, karena pekerjaan itu terbagi dalam enam segmen. Dua segmen dikerjakan sebelum lebaran, sedangkan sisanya setelah lebaran.

"Target kita tidak ada beda tinggi, kanan dan kiri, sama sekali tidak mengganggu, malah mendukung karena jalan lebih baik," pungkasnya. (Tribunjateng/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved