Ketersediaan Darah di PMI Demak Selama Ramadan Menipis

Ketersediaan darah di PMI Demak menipis saat bulan puasa. Hal itu mengakibatkan PMI Demak tidak bisa memenuhi sepenuhnya permintaan rumah sakit untuk

Ketersediaan Darah di PMI Demak Selama Ramadan Menipis
TRIBUN JATENG/ M NAFIUL HARIS
Ilustrasi : Kabag Pelayanan Donor PMI Kota Semarang dr Yusti Triwiyanti meninjau pelayanan donor darah di UTD PMI Kota Semarang Rabu (9/1/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ketersediaan darah di PMI Demak menipis saat bulan puasa. Hal itu mengakibatkan PMI Demak tidak bisa memenuhi sepenuhnya permintaan rumah sakit untuk stok darah selama bulan puasa.

Hal itu disampaikan Staff Unit Donor Darah PMI Demak, Budi Darma saat ditemui tribunjateng di kantor PMI Demak, Kamis (23/5/2019).

"Saat bulan puasa stok darah di PMI Demak dibawah 100 kantong, hari ini jumlah stok darah hanya 82 kantong. Idealnya, stok darah minimal yang harus tersedia 200 kantong,"ucapnya.

Padahal ketika tidak memasuki bulan puasa, dalam satu bulan PMI Demak bisa memiliki stok darah kisaran 400 - 500 kantong.

"Kebanyakan saat bulan puasa, sebagian masyarakat enggan mendonorkan darah karena mereka lebih fokus puasa Ramadan,"tuturnya.

Menurutnya, sesuai fatwa MUI bahwa pengeluaran darah dari orang yang menunaikan ibadah puasa, tidak membatalkan atau mengurangi kesempurnaan ibadah puasa orang yang tersebut.

"Umat Islam wajib membantu sesama manusia yang memerlukan bantuannya dalam hal-hal positif termasuk melakukan donor darah kepada orang yang membutuhkan tambahan darah untuk keperluan pengobatan,"terangnya.

Jika hari - hari biasa, pihaknya mencari pendonor darah dari sekolah-sekolah, perusahaan, ataupun karangtaruna. Namun saat bulan puasa, dirinya meminta bantuan ke gereja - gereja karena umat Nasrani tidak menjalankan ibadah puasa.

"Kami minta bantuan ke umat Nasrani di gereja-gereja, rata- rata sekitar 20 darah sekali kegiatan,"ucapnya.

Meski begitu, hasil donor darah belum mencukupi stok darah untuk PMI Demak.

Dengan kondisi seperti ini, untuk sementara waktu hampir semua kegiatan menggunakan donor pengganti atau dari pihak keluarga yang membawa pendonor karena stok darah PMI saat bulan puasa masih menipis.

"Untuk itu, kami mengajak dan mengimbau kepada masyarakat untuk mendonorkan darah karena sebenarnya bulan puasa tidak menjadi alasan untuk menghalangi donor darah seperti fatwa MUI yang telah saya jelaskan tadi,"tuturnya.

Mengenai syarat-syarat donor darah yaitu usia minimal 17 tahun, berat badan 45 kg, tensi darah normal, dan Hb 12, 5 g/dL. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved