Pemkab Pati Berikan Bantuan Kepada 1567 Pengurus Tempat Ibadah, Masing-masing Dapat Rp 600 Ribu

Takmir masjid/musala dan pengurus tempat ibadah se-Eks Kawedanan Kayen menerima bantuan kesejahteraan senilai Rp 600 ribu dari Pemkab Pati.

Pemkab Pati Berikan Bantuan Kepada 1567 Pengurus Tempat Ibadah, Masing-masing Dapat Rp 600 Ribu
tribunjateng/Lita Febriani
Bupati Pati Haryanto 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Solihan (85) menampakkan raut muka semringah ketika melangkah keluar dari Masjid Darul Muttaqin, Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo, Kamis (23/5/2019).

Ia merupakan satu di antara 1.567 takmir masjid/musala dan pengurus tempat ibadah se-Eks Kawedanan Kayen yang hari itu menerima bantuan kesejahteraan senilai Rp 600 ribu dari Pemerintah Kabupaten Pati.

Prosesi penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Pati Haryanto.

Solihan yang merupakan Takmir Musala Baitut Taqwa Dukuh Dermoyo, Desa Cengkalsewu mengaku telah tiga kali menerima bantuan kesejahteraan dari Pemkab Pati.

"Saya bersyukur pada Allah dan berterima kasih pada Bupati Pati atas bantuan ini. Uang ini akan saya pergunakan untuk biaya perawatan musala. Musala Baitut Taqwa memang saya bangun sendiri," ungkapnya.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Bupati Pati Haryanto juga menyerahkan bantuan kesejahteraan kepada 1.220 takmir masjid/musala dan pengurus tempat ibadah se-Eks Kawedanan Pati di Pendopo Kabupaten Pati.

Berdasarkan Laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati Muchtar, pada 2019 terdapat 6.749 pengurus tempat ibadah yang mendapat bantuan kesejahteraan dari Pemkab Pati. Total anggaran yang digelontorkan Pemkab Pati untuk program bantuan ini ialah Rp. 4.049.400.000.

"Tahun ini, masing-masing pengurus tempat ibadah memperoleh Rp 600 ribu. Ada kenaikan Rp 100 ribu dari tahun lalu," ucapnya.

Program bantuan ini, lanjut Muchtar, telah terlaksana selama 7 tahun. Pada tahun pertama pelaksanaan, nominal bantuan yang diberikan ialah Rp 250 ribu.

"Program ini dilaksanakan dalam rangka menyukseskan visi dan misi Bupati Pati Haryanto, yaitu meningkatkan peran serta para alim dan tokoh masyarakat di bidang pengembangan manusia seutuhnya, khususnya dalam rangka meningkatkan akhlak dan budi pekerti," jelasnya.

Sementara, Bupati Pati Haryanto dalam arahannya menyampaikan, tujuan program bantuan ini adalah untuk mempererat tali silaturahim dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan tokoh agama dan ulama.

Pada kesempatan itu, Haryanto juga mengimbau pada pemerintah desa yang diamanahi untuk menyalurkan bantuan untuk memastikan tidak ada potongan sedikit pun, sehingga bantuan tersebut diterima secara utuh oleh pihak yang berhak.

Haryanto mengatakan, penerima bantuan bebas menentukan peruntukan uang bantuan tersebut.

"Monggo kalau mau dibelikan sirup, kacang atom, atau untuk beli sarung. Mau dibagikan ke teman-teman juga silakan. Yang penting yang tanda-tangan panjenengan," tandasnya. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved