Pemkab Pati Kucurkan Bantuan Kesejahteraan Rp 10,2 Miliar Lebih Bagi Para Guru Keagamaan

Bupati Pati Haryanto bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati Winarto menyerahkan bantuan kesejahteraan

Pemkab Pati Kucurkan Bantuan Kesejahteraan Rp 10,2 Miliar Lebih Bagi Para Guru Keagamaan
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati Haryanto bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati Winarto menyerahkan bantuan kesejahteraan bagi guru TPQ, Madin (Madrasah Diniyah), Sekolah Minggu, serta pengelola pondok pesantren se-eks Kawedanan Tayu dan Pati, Rabu (22/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati Winarto menyerahkan bantuan kesejahteraan bagi guru TPQ, Madin (Madrasah Diniyah), Sekolah Minggu, serta pengelola pondok pesantren se-eks Kawedanan Tayu dan Pati, Rabu (22/5/2019).

Penyerahan bantuan untuk eks-Kawedanan Tayu dilaksanakaan di Masjid Nurul
Ikhsan Kecamatan Margoyoso. Adapun untuk eks-Kawedanan Pati dilaksanakan di Masjid Agung Baitunnur.

Eks-Kawedanan Tayu meliputi lima kecamatan, yakni Tayu, Gunungwungkal, Dukuhseti, Cluwak, dan Margoyoso. Adapun eks-Kawedanan Pati meliputi empat kecamatan, yakni Pati, Margorejo, Tlogowungu, dan Gembong.

Dalam laporannya, Kepala Disdikbud Pati Winarto mengatakan, di eks-Kawedanan Tayu, total guru TPQ penerima bantuan ialah 1.993. Sedangkan guru Madin sebanyak 543 orang.

Sedangkan untuk Kawedanan Pati, lanjut Winarto, jumlah total guru TPQ penerima bantuan ialah 2.073. Adapun guru Madin sebanyak 514. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan dengan nominal sama, yaitu Rp 750 ribu.

Pada kesempatan tersebut. Winarto juga berterima kasih kepada Kemenag Pati yang telah secara cepat mendata jumlah penerima bantuan kesejahteraan tahun ini.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menjelaskan, penyerahan bantuan di eks-Kawedanan Pati merupakan jadwal penyerahan yang terakhir. Sebelumnya, bantuan kesejahteraan untuk wilayah eks-Kawedanan Juwana, Kayen, dan Jakenan telah dilakukan pada Selasa (21/5/2019).

Total penerima bantuan kesejahteraan tahun ini ialah 13.570 orang. Termasuk di dalamnya 1.274 guru Sekolah Minggu dan 200 pengurus pondok pesantren. Adapun selebihnya ialah guru TPQ dan Madin.

Dengan total anggaran Rp 10,2 miliar lebih, masing-masing guru TPQ, Madin, dan Sekolah Minggu mendapat bantuan Rp 750 ribu. Adapun nominal bantuan bagi pengurus pondok pesantren ialah Rp 1 juta.

"Walaupun jumlahnya tidak seberapa, semoga bantuan ini dapat memberi motivasi bagi para pendidik yang telah mengajarkan ilmu agama kepada generasi penerus bangsa," ujarnya.

Haryanto berpesan pada koordinator tiap kecamatan untuk segera menyerahkan bantuan kesejahteraan ini kepada para penerima. Ia juga menegaskan, tidak boleh ada potongan pada bantuan tersebut, harus diserahkan secara utuh pada masing-masing penerima. (Mazka Hauzan Naufal)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved