Peringati Malam Nuzulul Quran, Bupati Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Berita Hoaks

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan 13 hari menjelang perayaan Idul Fitri banyak beredar isu melalui media sosial

Peringati Malam Nuzulul Quran, Bupati Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Berita Hoaks
Istimewa
Suasana peringatan malam Nuzulul Qur'an di Pendopo Sumonegaran Kompleks Rumah Dinas Bupati Sragen, Rabu (22/5/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen menggelar peringatan Nuzulul Qur'an Ramadan 1440 H/2019 M di Pendopo Sumonegaran komplek Rumah Dinas Bupati Sragen, Rabu (22/5/2019) malam.

Acara diawali dengan buka bersama, sholat magrib, isya dan tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan pengajian peringatan Nuzulul Quran yang menghadirkan pembicara KH Agus Budiharto.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam kesempatannya meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berita provokatif yang menimbulkan perpecahan kesatuan berbangsa dan bernegara.

Dirinya juga mengajak masyarakat mewaspadai isu-isu yang tidak benar seperti hoaks, ujaran kebencian, dan fitnah.

"Marilah kita perkokoh persatuan dan kesatuan untuk menangkal pihak-pihak yang merongrong NKRI," ujar Yuni.

Yuni juga menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan antar umat di Kabupaten Sragen guna mencegah gesekan-gesekan sosial antar masyarakat dengan masyarakat lainnya.

Yuni juga meminta masyarakat Kabupaten Sragen agar terus dipertahankan budaya guyub rukun agar tercipta kabupaten yang aman dan kondusif.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan 13 hari menjelang perayaan Idul Fitri banyak beredar isu melalui media sosial.

"Sarana komunikasi ini menjadi primer yang berakibat berkembangnya berita hoax dengan cepat," ujarnya.

Oleh karena, lanjut Yimmy pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu bijak dalam bersosial media.

Turut hadir Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Jajaran Forkopimda Sragen, anggota TNI-POLRI-ASN, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Di akhir acara KH Agus Budiharto dalam tausiyahnya menerangkan makna malam Nuzulul Qur'an dimana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu Al Quran.

"Al Qur'an ini memuat ilmu yang luar biasa, makna-makna tersirat yang luar biasa, sebagai contoh hidup di masyarakat orang-orang yang beriman  harus melakukan komunikasi sosial secara baik," jelasnya.

Pada kesempatan itu pula dilaksanakan penyerahan Pentasharufan oleh Baznas Kabupaten Sragen kepada kyai atau ustadz sebanyak 200 orang masing-masing Rp 500.000.

Sementara penjaga masjid masing-masing Rp 200.000 sebanyak 100 orang, dan kepada santri sebanyak 300 orang masing-masing Rp 300.000. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved