Polisi Gay yang Dipecat Polda Jateng Akan Ajukan Banding, Sebut Hakim Keliru

Penasehat hukum anggota Ditpamobvit Polda Jawa Tengah Brigadir Tri Teguh Pujianto alias TT akan ajukan banding atas putusan terhadap eksepsi tergugat

Polisi Gay yang Dipecat Polda Jateng Akan Ajukan Banding, Sebut Hakim Keliru
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Penasehat Hukum Brigadir TT, Maaruf Bajamal 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Penasehat hukum anggota Ditpamobvit Polda Jawa Tengah Brigadir Tri Teguh Pujianto alias TT akan ajukan banding atas putusan terhadap eksepsi tergugat yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, Kamis (23/5/2019).

Penasehat hukum penggugat Maaruf Bajamal mengatakan terdapat kekeliruan majelis hakim yang secara nyata gugatan kliennya tersebut prematur karena tidak mengajukan banding administratif.

Namun demikian banding administratif tidak diatur di dalam ketentuan internal Polri.

"Kalau banding administratif tidak ada, tidak boleh mengajukan gugatan bagaimana kepastian hukum bagi klien kami," tuturnya.

Menurutnya, sidang KKEP diadakan bulan Oktober 2017.

Kemudian banding administrasi diajukan kliennya setelah menjalani KKEP.

Kemudian banding ditolak pada April 2018.

"Tidak ada kabar apapun bulan April 2018 dilakukan upacara pencopotan menjadi anggota Polri," jelasnya.

Dirinya mengelak banding administrasi tidak diakui majelis hakim.

Banding tersebut telah disampaikan majelis hakim sejak awal gugatan.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved