Sambut Mudik Lebaran 2019, Dinkes Jateng Siagakan Layanan Medis

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menuturkan, pengamanan mudik H-7 hingga H+7 lebaran.

Sambut Mudik Lebaran 2019, Dinkes Jateng Siagakan Layanan Medis
Tribunjateng.com/idayatul rohmah
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dr. Yulianto Prabowo M.Kes. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka mengurangi kasus yang dimungkinkan terjadi saat arus mudik lebaran, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tingkatkan kesiapsiagaan untuk keamanan para pemudik.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menuturkan, pengamanan mudik akan diselenggarakan H-7 hingga H+7 lebaran atau tanggal 29 Mei hingga 12 Juni 2019 mendatang.

Yulianto menjelaskan, Dinkes Jateng akan menyediakan beberapa layanan baik medis maupun nonmedis kepada para pemudik.

"Kami akan mengupayakan kesiapsiagaan antara lain meningkatkan fasilitas kesehatan (Faskes), pengoperasian keselamatan terpadu public safety center (PSC), pemeriksaan kesehatan pengemudi, dan layanan kesehatan lainnya," sebutnya usai rapat koordinasi dengan Kepala Dinas kesehatan/kota, direktur RSUD serta RS milik TNI/Polri di kantor Dinkes Jateng, Selasa (21/5/2019).

Pelayanan Faskes, paparnya, akan dioperasikan di sepanjang jalur mudik serta akan membuka posko-posko kesehatan.

Baik pelayanan Faskes maupun pos kesehatan ini nantinya akan dibuka 24 jam selama jadwal pengamanan berlangsung.

"Faskes di sepanjang jalur mudik baik pantai utara, pantai selatan, tol trans-jawa harus dibuka 24 jam, lalu juga mendirikan posko-posko kesehatan 24 jam di semua titik yang sudah kami tentukan," ujarnya.

Selain itu, kata Yulianto, saat mudik berlangsung kabupaten/kota juga tetap mengoperasikan keselamatan terpadu publicly safety center (PSC 119).

Layanan kesehatan lainnya, yakni melakukan pemantauan baik makanan maupun minuman yang dijual di pasar-pasar maupun toko-toko.

Hal tersebut untuk menjamin mutu dan keamanannya.

Sementara itu terkait layanan nonmedis, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada relawan untuk bergabung.

"Nonkesehatan itu misalnya Pramuka Saka Bakti Husada, itu juga bisa membantu seperti mengangkut, menolong, silakan bergabung dengan tim kami di pos-pos kesehatan. Kami ingin supaya mudik dan balik 2019 ini lebih baik lagi," terangnya. (idy)

Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved