Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Stasiun Tanah Abang Sempat Ditutup Sementara, Kini Telah Normal Kembali

Setelah sempat ditutup akibat kerusuhan di sekitar Stasiun Tanahabang, pihak KRL Commuter Line

TRIBUNJATENG.COM -- Setelah sempat ditutup akibat kerusuhan di sekitar Stasiun Tanahabang, pihak KRL Commuter Line menghentikan pelayanan  ke Rangkasbitung.

Hari ini, Kamis (23/5) Stasiun Tanah Abang angkutan KRL kembali dibuka kembali.

"Kami informasikan untuk rute perjalanan KRL Bogor/Angke/Jatinegara dan Rangkasbitung/Tanah Abang perjalanan KA normal kembali," tulis akun Twitter resmi KRL Commuter Line, Kamis (23/5/2019).

Sebelumnya PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyebut kondisi di Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah sangat dipadati penumpang lantaran sekitar jalanan tersebut ditutup pada Rabu (22/5/2019).

VP Corporate Communication PT KCI, Anne Purba menyarankan, pengguna KRL masyarakat yang hendak naik dan bertujuan ke dua stasiun tersebut untuk dapat mencari alternatif stasiun lain untuk stasiun keberangkatan atau tujuannya.

Ia menyarankan, untuk pengguna dengan tujuan Stasiun Palmerah dapat turun di Stasiun Kebayoran.

“Sementara pengguna dengan tujuan Stasiun Tanah Abang dapat menggunakan Stasiun Karet, Sudirman, maupun Duri,” ucap Anne melalui keterangan tertulisnya, Rabu.

Dirinya mengatakan, saat ini perjalanan KRL masih melayani pengguna KRL yang hendak naik turun di Stasiun Palmerah maupun Stasiun Tanah Abang.

“Kami juga masih melayani pengguna yang hendak transit maupun yang pindah KRL kembali di arah stasiun keberangkatannya,” ucapnya.

Anne juga memastikan perjalanan KRL secara keseluruhan di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya hingga saat ini masih beroperasi normal. 

Dirinya mengatakan, PT KCI menghimbau para pengguna untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan keamanan dengan tetap memperhatikan himbauan dari petugas.

"Penumpang juga tidak boleh memaksakan diri untuk naik atau turun saat KRL maupun stasiun tujuan kondisinya sangat padat,” ucapnya.

Selain itu, Stasiun Tanahabang sempat jadi sasaran pelemparan batu oleh massa dari aksi 22 Mei di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Akibatnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun menyesalkan aksi anarkis tersebut karena telah merusak fasilitas negara.

Menurut VP Public Relations KAI Edy Kuswoyo pelemparan batu di Stasiun Tanah Abang terjadi sejak pagi hari oleh massa aksi.

Edy mengungkapkan pelemparan batu ke stasiun bisa merusak stasiun dan melukai penumpang. Maka dari itu ia mengimbau agar massa tak melakukan perusakan pada fasilitas negara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved