Tahun Ini, Sampah Di Kabupaten Tegal Bakal Naik Jadi 147.264 Meter Perkubik

Volume sampah tahun ini diprediksi bakal meningkat karena seiring dengan konsumsi kemasan plastik masyarakat yang bertambah.

Tahun Ini, Sampah Di Kabupaten Tegal Bakal Naik Jadi 147.264 Meter Perkubik
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Tumpukan sampah di TPS Karang Jongkeng, Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal yang diblokir warga sekitar, Senin (6/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Volume sampah di tahun ini diprediksi bakal meningkat karena seiring dengan konsumsi kemasan plastik masyarakat yang bertambah dan jumlah penduduk yang berlipat setiap tahunnya.

Hal itu diungkapkan Bupati Tegal Umi Azizah, kepaea Tribunjateng.com di Pemkab Tegal, Kamis (23/5/2019).

Dia menjelaskan, produksi sampah di Kabupaten Tegal pada tahun 2018 sebanyak 133.877 meter perkubik.

Sedangkan tahun 2019 ini, diprediksi bakal meningkat 10 persen atau menjadi 147.264 meter perkubik.

Sementara, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng yang beroprasi sejak tahun 1997 diperkirakan hanya menyisakan daya tampungnya untuk beberapa tahun ke depan.

"Permasalahan sampah adalah permasalahan serius. Bukan saja soal volumenya yang terus bertambah, tapi soal perilaku kita yang belum sepenuhnya sadar dalam membuang atau mengelola sampah," pungkas Umi.

Menurut orang nomer satu di Kabupaten Tegal ini, pengelolaan sampah tidak hanya tanggungjawab pemerintah, tapi juga menjadi kewajiban seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Dalam hal ini, Umi berharap pemerintah desa juga harus ikut terlibat mengatasi masalah sampah.

"Mulai dari menyediakan TPS hingga membangun sistem sosial kesadaran masyarakat. Buanglah sampah pada tempatnya. Kalau bisa, dikelola melalui bank sampah di tiap desa," saran Umi.

Selain menuntaskan permasalahan sampah, Umi juga menjelaskan tentang program kesehatan.

Saat ini, Pemkab Tegal sedang berupaya keras supaya terbebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

Program itu digencarkan sejak beberapa tahun silam dan ditargetkan tuntas pada akhir 2019 ini.

"Tahun ini ada anggaran Rp 10,075 miliar untuk membangun 10.780 unit jamban keluarga di Kabupaten Tegal," imbuhnya. (gum)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved