Tarawih Bersama di Pendopo Kabupaten, Bupati Pati Ungkap Alasan Safari Ramadan Hingga Pelosok Desa

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Pati ini dibarengi dengan peringatan malam Nuzulul Qur'an

Tarawih Bersama di Pendopo Kabupaten, Bupati Pati Ungkap Alasan Safari Ramadan Hingga Pelosok Desa
Istimewa
Bupati Pati Haryanto 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati menjadi tuan rumah Tarawih dan Silaturahmi Bersama (Tarhima), Kamis (23/5/2019).

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Pati ini dibarengi dengan peringatan malam Nuzulul Qur'an.

Selain Bupati, hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Forkopimda, OPD, Perwakilan DPRD, Camat, para pejabat struktural, dan tokoh agama maupun tokoh masyarakat.

"Alhamdulillah, pada malam hari ini kita tidak lupa memanjatkan syukur ke hadirat Allah SWT. Kita bisa bersama-sama buka bersama, salat magrib, salat isya, tarawih, dan witir berjamaah. Selain itu, juga kita bisa bersama-sama memperingati malam Nuzulul Qur'an," ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Haryanto menegaskan bahwa dengan dilaksanakannya Tarhima di Pendopo Kabupaten Pati, bukan berarti kegiatan Safari Ramadan di desa-desa telah usai.

"Yang ke desa-desa masih tetap akan berlanjut," imbuhnya.

Haryanto menyebut, kegiatan Safari Ramadan, selain untuk menjalin silaturahim antara pemerintah dan masyarakat, juga agar bisa mengetahui seberapa besar kedekatan masyarakat dengan unsur pemerintah tingkat desa, kepolisian, maupun TNI yang bertugas di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, saat safari ke pelosok, pihaknya ingin melihat kondisi masyarakat usai dilaksanakannya pesta demokrasi.

Terlebih, lanjut Haryanto, saat ini sedang terjadi gerakan massa maupun gejolak di Jakarta. Namun, Bupati Pati menyebut kondisi masyarakat di Pati cenderung kondusif.

"Karena hal itu pula, pemerintah pusat saat ini membatasi penggunaan media sosial. Ini bertujuan sebagai antisipasi agar tidak terjadi penyebaran hoaks maupun berita-berita yang sifatnya provokatif," jelasnya.

Acara malam itu diakhiri dengan Mauidhoh Hasanah oleh KH Kustur Faiz dari Kudus. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved