Ikut Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, WIC Semarang Gelar Pasar Murah di Jabungan Semarang

Ratusan warga kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang menyerbu pasar murah yang digelar di MI Al Khaeriyah

Ikut Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, WIC Semarang Gelar Pasar Murah di Jabungan Semarang
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Warga Jabungan Banyumanik, Semarang rela mengantri untuk bisa membeli barang-barang pokok dan sandang yang digelar WIC Semarang, Minggu (26/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan warga kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang menyerbu pasar murah yang digelar di MI Al Khaeriyah, Minggu (26/3/2019).

Mereka membeli bahan pokok seperti beras, telur, minyak, hingga pakaian yang dijual di bawah harga pasar. Kerumunan warga bahkan sudah terlihat sebelum anggota Womens International Club (WIC) Semarang selaku penyelenggara datang ke lokasi.

Ketika barang baru digelar, para ibu-ibu sudah saling berebut barang. Kondisi itu cukup merepotkan babinsa dan bhabinkamtibmas yang ikut berjaga untuk menenangkan para pembeli.

Panitia memang menyediakan aneka barang kebutuhan lebaran di bawah harga pasar. Tidak heran jika pasar murah kemudian menjadi buruan. Ketua panitia kegiatan, Ita Dewiningsih menyebut semua harga yang diberikan mendapat subsidi dari WIC.

"Telur misalnya per setengah kilo di pasar pada umumnya diberi harga Rp 12 ribu, di pasar murah kami hanya Rp 8 ribu. Rata-rata subsidi bahan pokok lebih murah empat ribu hingga lima ribu rupiah," ucap Ita.

Selain bahan pokok, ia juga menyediakan pakaian layak pakai, peralatan belajar, hingga aneka sandang. Tentu harganya lebih murah dari pasar hanya Rp dua ribu hingga Rp 5 ribu.

Produk sandang itu menjadi yang pertama habis diburu warga hanya dalam kurun waktu satu jam.

Sementara Itu, presiden WIC Semarang, Candra Meitriani menambahkan pihaknya secara rutin menggelar pasar murah jelang lebaran setiap tahun. Biasanya kegiatan itu digelar dua minggu sebelum Idul Fitri.

"Tempatnya kami selalu berbeda setiap tahun, melihat data dari pemerintah kota mana kelurahan yang memang membutuhkan. Tujuannya tentu agar mencegah lonjakan harga jelang lebaran dan membantu mereka yang membutuhkan," imbuh Candra.

Selain pasar murah ia juga menyediakan paket sembako terjangkau untuk 337 warga Jabungan yang dipilih lurah. Ratusan warga itu disebut sangat membutuhkan sehingga mendapat kupon khusus.

"Paket gakim namanya, isinya beras 2,5 kilo, minyak goreng satu botol, mi instan harganya cuma Rp 25 ribu," tandasnya.

Sementara itu, salah satu warga, Siti Komariah (38) tampak memborong beberapa item mulai dari sembako, mi instan, telur dan pakaian.

"Mumpung harganya murah beda sama di pasar. Dan memang sedang butuh karena mau lebaran jadi ya terbantu belanja di pasar murah," pungkasnya.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved