Bupati Tegal Prediksi Volume Sampah Tahun Ini Tambah 10%, TPA Penujah Kondisinya Juga Memprihatinkan

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, diprediksi tidak akan kuat lagi menampung sampah.

Bupati Tegal Prediksi Volume Sampah Tahun Ini Tambah 10%, TPA Penujah Kondisinya Juga Memprihatinkan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Warga memilah sampah yang membludak di pesisir pantai Kabupaten Tegal belum lama ini. Pemkab Tegal khawatir kondisi TPA tak bisa lagi menampung sampah dalam beberapa tahun ke depan. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, diprediksi tidak akan kuat lagi menampung sampah.

TPA Penujah merupakan tempat pembuangan sampah terakhir satu-satunya di Kabupaten Tegal.

Semua sampah yang berasal dari 18 kecamatan di Kabupaten Tegal akan berakhir di TPA tersebut.

Bupati Tegal, Umi Azizah menuturkan, TPA Penujah yang beroperasi sejak 1997 itu diperkirakan hanya menyisakan daya tampungnya untuk beberapa tahun ke depan.

Hal itu disebabkan karena volume sampah dari tahun ke tahun selalu membludak.

Menurut Umi, bertambahnya volume sampah seiring konsumsi kemasan plastik masyarakat yang bertambah dan jumlah penduduk di tiap tahun.

"Permasalahan sampah adalah permasalahan serius. Bukan saja soal volumenya yang terus bertambah, tapi soal perilaku yang belum sepenuhnya sadar dalam membuang atau mengelola sampah," cetus Umi saat ditemui Tribunjateng.com, Senin (27/5/2019).

Dia menjelaskan, produksi sampah di Kabupaten Tegal pada 2018 sebanyak 133.877 meter perkubik.

Tahun ini, Umi memprediksi jumlah sampah bakal meningkat 10 persen atau menjadi 147.264 meter perkubik.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak seharusnya hanya tanggungjawab pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved